BALIEXPRESS.ID - Sebuah video yang mengejutkan dunia maya memperlihatkan momen dramatis seorang istri merelakan suaminya melamar adik kandungnya sendiri untuk dijadikan madu.
Kejadian ini viral setelah diunggah oleh akun Instagram @tante.rempong.official pada Senin (30/12), memancing ribuan reaksi netizen.
Menurut narasi yang beredar, alasan di balik lamaran tersebut adalah karena sang istri tidak dapat memberikan keturunan.
Dalam video berdurasi 13 detik itu, seorang pria berpeci hitam terlihat menyematkan cincin pada jari wanita di depannya sebagai tanda lamaran.
Adegan semakin haru saat keduanya bersujud meminta restu dari wanita berkerudung hitam yang tengah duduk di atas ranjang.
Meski terlihat tegar di awal, tangis sang istri tak terbendung ketika suami dan adik kandungnya bersujud.
Ia terus memegangi dadanya sambil menangis sesenggukan, menggambarkan rasa sakit yang mendalam.
Respons Netizen: Campur Antara Kesedihan dan Kemarahan
Video ini sontak menarik perhatian publik, mendapat lebih dari 7 ribu suka dan 3,3 ribu komentar.
Banyak netizen yang merasa sedih sekaligus tak habis pikir dengan kejadian ini.
“Haram hukumnya itu menikahi dua saudara kecuali istri pertama meninggal. Satu keluarga semua gak ada yang paham agamakah?” tulis akun @hai*** mengutip ayat Al-Qur'an (QS. An-Nisa: 23).
Respons lain mempertanyakan keputusan keluarga tersebut:
"Kenapa mesti adiknya? Emang ga ada perempuan lain?" tulis akun @reb***
"Yakin adiknya bisa hamil? Jangan-jangan malah suaminya yang mandul," sindir akun @ghe***
“Harusnya cek kesuburan dulu sebelum menyalahkan salah satu pihak,” tambah akun @non***
Fenomena yang Mengundang Polemik
Peristiwa ini menjadi bahan perbincangan hangat, terutama terkait norma agama dan etika keluarga.
Banyak pihak menilai tindakan tersebut tidak pantas dan mencederai nilai-nilai hubungan kekeluargaan.
Bagaimana menurut Anda? Apakah tindakan ini bisa dibenarkan dengan alasan apapun, atau seharusnya ada cara lain untuk menyelesaikan masalah tanpa merusak hubungan keluarga? ***
Editor : I Putu Suyatra