BALIEXPRESS.ID – Aktor Sandy Permana, yang dikenal melalui perannya di serial legendaris Mak Lampir, ditemukan tewas bersimbah darah pada Minggu pagi (12/1) di kawasan Perumahan Cibarusah Jaya, Kabupaten Bekasi.
Peristiwa tragis ini menyisakan tanda tanya besar, terutama setelah terungkap bahwa Sandy sempat terlibat cekcok dengan seseorang di sebuah danau sebelum ditemukan tak bernyawa.
Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, sekitar pukul 07.00 WIB, Sandy mengendarai motor listrik menuju sebuah danau untuk menemui seseorang.
Meski tidak diketahui apa yang dibicarakan, saksi menyebut terjadi cekcok antara Sandy dan pria yang diduga tetangganya.
Setelah meninggalkan lokasi danau, Sandy melanjutkan perjalanan ke rumah temannya yang berinisial LA.
Namun, tragisnya, setibanya di depan rumah tersebut, Sandy sudah dalam kondisi bersimbah darah.
Ia tergeletak di depan rumah dan tidak sempat masuk ke dalam.
Warga sekitar yang melihat kondisi Sandy segera membawanya ke rumah sakit. Sayangnya, nyawa aktor berusia 46 tahun ini tidak tertolong.
Polisi yang menangani kasus ini mengungkap bahwa tubuh Sandy mengalami sejumlah luka, termasuk luka di kepala, leher, pipi, dan perut. Dugaan kuat mengarah pada kasus penusukan.
Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar, Kasat Reskrim Polres Bekasi, menyatakan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi terduga pelaku, yang saat ini masih dalam pengejaran.
“(Terduga pelaku) satu orang. Kami sudah identifikasi dan sedang melakukan pencarian,” ujarnya.
Hingga kini, empat saksi telah diperiksa, termasuk dua saksi mata, istri terduga pelaku, dan petugas keamanan setempat.
Salah satu saksi mata bahkan melihat langsung Sandy terlibat pertengkaran dengan pria yang diduga tetangganya.
Jasad Sandy telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diautopsi guna mengungkap penyebab pasti kematiannya.
Kombes Pol Ade Ary menegaskan bahwa tim gabungan dari Polsek Cibarusah dan Polres Metro Bekasi akan mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelaku secepat mungkin.
Apa motif di balik cekcok di tepi danau? Siapa sebenarnya pria yang diduga terlibat dalam tragedi ini? Polisi masih terus mendalami kasus ini, sementara publik menanti jawaban atas misteri kematian Sandy Permana. (*)
Editor : Nyoman Suarna