BALIEXPRESS.ID – Tabrakan beruntun yang melibatkan enam mobil terjadi di ruas Tol Sidoarjo arah Waru pada Senin (13/1) pagi.
Insiden ini berlangsung di KM 752.600/B dan menyebabkan kerusakan pada semua kendaraan yang terlibat.
Beruntung, tidak ada korban jiwa atau luka dalam kecelakaan tersebut.
Insiden bermula ketika Toyota Avanza berpelat nomor N 1732 IQ yang dikemudikan M. Sholeh (30), warga Malang, mengurangi kecepatan di lajur kanan tol karena kondisi jalan yang ramai.
Langkah tersebut menjadi awal dari serangkaian tabrakan yang melibatkan lima kendaraan lain.
Daihatsu Xenia berpelat nomor L 1534 ML, yang dikemudikan Fadel Alinato (28), warga Tulungagung, langsung menabrak bagian belakang Toyota Avanza tersebut.
Tidak berhenti di situ, tabrakan terus berlanjut dengan Toyota Avanza merah metalik (N 1180 HF), Toyota Rush (W 1935 VT), Toyota Innova (L 1025 YH), hingga Suzuki Ertiga (B 2162 UDW).
Menurut Kanit PJR Jatim II AKP Harrio Saputra, kecelakaan ini diduga kuat terjadi akibat kurangnya jarak aman antar kendaraan dan kurangnya konsentrasi para pengemudi.
"Kendaraan pertama mengurangi kecepatan, tetapi kendaraan di belakang tidak bisa mengantisipasi sehingga terjadi tabrakan beruntun," jelas AKP Harrio.
Meski kerusakan cukup parah dialami oleh beberapa mobil, insiden ini tidak memakan korban jiwa.
Keenam pengemudi memilih untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan tanpa melibatkan proses hukum lebih lanjut.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya menjaga jarak aman dan konsentrasi saat berkendara, terutama di jalan tol dengan kondisi lalu lintas yang padat. (*)
Editor : Nyoman Suarna