BALIEXPRESS.ID – Aksi begal payudara kembali meresahkan warga Jepara.
Kali ini, seorang perempuan menjadi korban begal payudara saat melintasi jalan Sungai Painah menuju arah Mlonggo, Sabtu (11/1) malam sekitar pukul 22.30 WIB.
Kejadian ini menambah daftar panjang kasus serupa yang semakin marak di daerah tersebut.
Korban, yang baru saja pulang dari pekerjaannya sebagai master of ceremony (MC) di sebuah acara, mengalami insiden tidak terduga di perjalanan pulang.
Menurut penuturan temannya, Agnes, korban sempat mengirim pesan bahwa situasinya tidak aman.
"Saya coba menelepon, tapi tidak dijawab. Baru setelah sampai di rumah dalam kondisi aman, dia menghubungi saya kembali," ujar Agnes pada Minggu, 12 Januari 2025.
Saat itu, korban tengah mengendarai motor Beat Street dan melintas di jalanan yang sepi di bawah hujan.
Tiba-tiba, seorang pria yang mengendarai motor Scoopy mendekatinya dari belakang.
Bukannya menyalip, pelaku justru nekat melakukan pelecehan fisik dengan meremas payudara korban.
"Pelaku badannya kecil, memakai jas hujan, dan tidak mengenakan helm," jelas Agnes.
Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri.
Korban menduga pelaku telah mengincarnya sejak awal dan memanfaatkan kondisi jalan yang sepi untuk melancarkan aksinya.
Bahkan, korban sempat merasa diikuti dan dipepet oleh pengendara lain yang menunjukkan gelagat mencurigakan.
Beruntung, ia berhasil selamat dari situasi tersebut.
Agnes menyampaikan pesan dari korban agar perempuan lebih berhati-hati, terutama saat keluar malam sendirian.
"Kalau tidak ada urusan penting, lebih baik tidak keluar malam. Kalau harus keluar, mintalah ditemani teman. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang," tutup Agnes.
Kasus ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
Selain itu, aparat kepolisian diharapkan segera menangkap pelaku dan memberikan rasa aman bagi warga Jepara. (*)
Editor : Nyoman Suarna