BALIEXPRESS.ID - Kecelakaan maut mengguncang Ngawi, Jumat malam (10/1/2024).
Sepasang kekasih terlibat dalam insiden nahas di Jalan Budug-Kwadungan, Desa Budug, Ngawi, yang menewaskan Della Autia Nirmala (20) di lokasi kejadian.
Khoirul Huda (24), warga Margomulyo, Bojonegoro, bersama kekasihnya, Della, warga Paron, Ngawi, melaju menggunakan sepeda motor N-Max bernopol AE 3297 AI.
Saat melewati jalan gelap tanpa penerangan memadai, mereka tak menyadari keberadaan papan proyek perbaikan jalan yang dipasang sembarangan tanpa lampu peringatan.
Roda sepeda motor mereka menabrak batu pengganjal papan proyek, menyebabkan keduanya terjatuh.
Della terlempar ke sisi kanan jalan, tepat di jalur kendaraan dari arah berlawanan.
Saat bersamaan, sebuah mobil Daihatsu Sigra bernopol R 1343 LC yang dikemudikan Zainorrachman, warga Sumenep, melaju dari arah Madiun.
Mobil tersebut tidak dapat menghindar dan menabrak tubuh Della.
Tragisnya, tubuh muda perempuan itu terseret mobil hingga beberapa meter sebelum berhenti.
Della dinyatakan meninggal dunia di tempat akibat luka parah yang dideritanya.
Khoirul, yang mengalami luka ringan, terlihat syok dan hanya mampu terduduk di samping jenazah kekasihnya.
Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, mengungkapkan bahwa insiden ini diperparah oleh minimnya penerangan di sekitar lokasi.
Jarak lampu penerangan jalan dari tempat kejadian sekitar 50 meter, sementara papan proyek tidak dilengkapi rambu atau lampu peringatan yang layak.
"Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat cedera fatal. Jenazah sudah dievakuasi ke RSUD Dokter Soeroto untuk visum," jelas Yuliana.
Sementara itu, polisi telah mengamankan sopir Daihatsu Sigra untuk penyelidikan lebih lanjut.
Selain menyelidiki penyebab kecelakaan, pihak berwajib juga menemukan ratusan bungkus rokok diduga ilegal di dalam mobil pelaku.
Kasus ini kini ditangani oleh Satlantas Polres Ngawi bersama Satreskrim.
Kecelakaan ini menjadi pengingat keras akan pentingnya keselamatan jalan, termasuk pemasangan rambu yang sesuai standar.
Ketidaksiapan infrastruktur tidak hanya merugikan, tetapi juga merenggut nyawa, seperti yang dialami Della Autia Nirmala.
Insiden tragis ini memicu duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga masyarakat yang merasa prihatin atas buruknya pengelolaan jalan. (*)
Editor : Nyoman Suarna