Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ledakan Hebat di Rumah Aipda Maryudi, Dua Tewas! Salah Satu Korban Balita 3 Tahun, Polisi Temukan Sisa Bahan Peledak di Lokasi

I Putu Suyatra • Kamis, 16 Januari 2025 | 01:00 WIB
LULUH LANTAK: TKP rumah yang meledak di Desa Sumolawang, Mojokerto, Jawa Timur. Akibatnya dua orang jadi korban. (Martda Vadetya/Radar Mojokerto)
LULUH LANTAK: TKP rumah yang meledak di Desa Sumolawang, Mojokerto, Jawa Timur. Akibatnya dua orang jadi korban. (Martda Vadetya/Radar Mojokerto)

BALIEXPRESS.ID - Insiden ledakan yang terjadi di rumah Aipda Maryudi di Desa Sumolawang, Kabupaten Mojokerto, pada Senin (13/1/2025) pagi menghebohkan warga setempat.

Dua korban jiwa, Luluk Sudarwati (40) dan anaknya yang masih balita, MAK (3), tewas dalam peristiwa tragis ini.

Proses olah TKP yang melibatkan Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Brimob dan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim dilakukan hingga Selasa (14/1/2025) dini hari.

Dengan bantuan alat berat, petugas membongkar reruntuhan rumah yang hancur lebur akibat ledakan yang sangat dahsyat.

Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian.

Beberapa barang bukti tersebut antara lain lima unit ponsel, STNK, serpihan kertas, tiga selongsong bekas kembang api, empat kapasitor rusak, hingga dua tabung elpiji 3 kg yang ditemukan di reruntuhan dan tiga tabung lainnya di sekitar lokasi.

Selain itu, ditemukan juga rangkaian tape pemutar musik, yang mengindikasikan bahwa Aipda Maryudi sering memperbaiki barang elektronik.

Bukti-bukti ini semakin mengarah pada dugaan penggunaan bahan peledak.

Kasubid Balistek Metalurgi Labfor Polda Jatim, AKBP Agus Santosa, menjelaskan bahwa hasil swab di beberapa bagian rumah dan pakaian korban menunjukkan kandungan klorat dan oksidator.

Kedua bahan kimia ini umum ditemukan pada bahan peledak kembang api.

“Bahan ini sangat sensitif terhadap panas, gesekan, benturan, atau getaran. Namun, penyebab pasti ledakan dan jumlah bahan peledak yang ada di rumah Aipda Maryudi masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” tambah Agus.

Aipda Maryudi, yang kini berstatus saksi, tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polda Jatim setelah sebelumnya diperiksa di Mapolres Mojokerto.

Pihak kepolisian memastikan kasus ini akan ditindaklanjuti dengan sanksi tegas jika ditemukan kelalaian atau pelanggaran.

Kasus ini terus menarik perhatian, mengingat ledakan yang terjadi tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga menimbulkan misteri seputar apa yang sebenarnya terjadi di balik pintu rumah Aipda Maryudi.

Polisi kini terus mendalami keterangan saksi dan melakukan analisis forensik lebih lanjut. Apa yang sebenarnya terjadi di rumah Aipda Maryudi? Temukan terus informasi terbaru dari penyelidikan ini! ***

Editor : I Putu Suyatra
#mojokerto #bahan peledak #Polisi