BALIEXPRESS.ID – Media sosial dihebohkan dengan video penganiayaan di sebuah SPBU di Lampung.
Seorang pengemudi Pajero nekat menikam kondektur Bus Damri setelah ditegur karena menyerobot antrean BBM.
Kejadian ini terekam dalam video yang beredar luas dan menuai beragam reaksi dari netizen.
Dalam rekaman tersebut, tampak pengemudi Pajero terlibat adu mulut dengan sopir dan kondektur bus Damri.
Situasi memanas hingga pria itu tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam, merangkul leher korban, lalu menikamnya di bagian dada.
"Lebay amat Ya Allah. Telpon polisi," terdengar suara seorang saksi yang merekam kejadian, dikutip dari unggahan akun Instagram @medsos_rame, Rabu (11/2/2025).
Beberapa orang di lokasi sempat berusaha melerai, namun pelaku langsung melarikan diri dengan kendaraannya.
Akibat insiden ini, sopir Bus Damri, Harjulian, mengalami luka lebam di wajah, sementara kondektur bus, Arif Hakim, mengalami delapan luka tusukan di tangan dan dua di dada.
Manajemen Damri Lampung segera melaporkan insiden ini ke pihak kepolisian.
"Kami sudah melaporkan kejadian ini dan melakukan visum. Diharapkan pelaku segera ditangkap," ujar Manajer Usaha Damri Lampung, Rianto Silitonga.
Tak butuh waktu lama, Polda Lampung bergerak cepat menangkap pelaku yang berinisial JU (56), seorang pengusaha asal Desa Negara Ratu, Kecamatan Pubian, Lampung Tengah.
Penangkapan ini dikonfirmasi langsung oleh Humas Polda Lampung melalui akun resmi mereka di platform X (Twitter).
"Terima kasih atas informasinya. Polda Lampung telah melakukan penangkapan terhadap tersangka JU (56) setelah kejadian. Kami memastikan akan menangani kasus ini secara profesional dan transparan," tulis akun Humas Polda Lampung.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, membenarkan peristiwa yang terjadi di SPBU Jalan ZA Pagar Alam, Kelurahan Rajabasa, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, pada Minggu (9/2/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.
Menurut Kombes Yuni, kejadian bermula saat Bus Damri yang dikemudikan korban sedang mengantre untuk mengisi BBM.
Pelaku yang mengendarai Pajero tiba-tiba menyerobot antrean, sehingga korban menegurnya. Namun, teguran itu justru membuat pelaku emosi.
"Pelaku turun dari mobil, menghampiri korban, lalu mengeluarkan sebilah senjata tajam dan langsung menikamnya," ujar Kombes Yuni, Selasa (11/2/2025).
Kini, JU telah diamankan di Polresta Bandar Lampung dan menjalani pemeriksaan intensif. Polisi memastikan kasus ini akan diproses sesuai hukum yang berlaku. (*)
Editor : Nyoman Suarna