BALIEXPRESS.ID – Tragedi memilukan terjadi di Jalan Raya Dendeals, Desa Wotan, Panceng, Gresik, Jumat (14/2) malam.
Mantep Rilo Pambudi (23), pemuda asal Desa Tangkis, Tuban, tewas di tempat setelah sepeda motor Honda GL Max S 3860 GL yang dikendarainya terlibat kecelakaan fatal.
Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Aswoko, kecelakaan bermula saat korban melaju dari arah barat ke timur.
Diduga kehilangan kendali, motor oleng ke kanan dan menabrak mobil yang datang dari arah berlawanan.
Tragisnya, setelah itu, korban terlindas truk yang melaju di belakang mobil tersebut. Namun, kedua kendaraan itu menghilang tanpa jejak usai kecelakaan.
Korban mengalami luka parah di kepala, tangan, dan kaki, meninggal di tempat, dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik.
Polisi yang melakukan olah TKP masih memburu mobil dan truk yang terlibat. Kerugian materi ditaksir Rp2 juta, namun kehilangan nyawa tak ternilai harganya.
Misteri belum terpecahkan: Apakah sopir mobil dan truk menyadari keterlibatan mereka? Atau ini bentuk kelalaian yang disengaja?
Ipda Aswoko mengimbau pengendara agar selalu waspada dan memeriksa kondisi kendaraan sebelum berkendara. Namun, pertanyaan besar masih menggantung: Siapa yang bertanggung jawab atas nyawa pemuda ini? ***
Editor : I Putu Suyatra