Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kronologi Truk Pengangkut Beras Terguling di Kebun, Diduga Ini Penyebabnya!

Nyoman Suarna • Kamis, 20 Februari 2025 | 00:50 WIB
EVAKUASI: Truk pengangkut beras terbalik di tikungan Jalan Raya Sukorame, Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit kemarin (18/2). Beras yang berserakan terpaksa dipindah ke truk lain.
EVAKUASI: Truk pengangkut beras terbalik di tikungan Jalan Raya Sukorame, Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit kemarin (18/2). Beras yang berserakan terpaksa dipindah ke truk lain.

BALIEXPRESS.ID - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Sukorame, Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang pada Minggu (18/2) dini hari.

Sebuah truk Mitsubishi Fuso bermuatan beras dengan nomor polisi AG 9355 RK terguling setelah kehilangan kendali di tikungan jalan.

Truk tersebut dikemudikan oleh Heru Kristanto (22), warga Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Trenggalek. Beruntung, ia tidak mengalami luka dalam insiden ini.

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, Heru melaju dengan kecepatan sedang dari arah barat menuju Lumajang.

Namun, saat memasuki tikungan di Jalan Raya Sukorame, Heru terserang kantuk dan mengalami microsleep, kondisi di mana seseorang tertidur dalam waktu singkat tanpa sadar. Akibatnya, ia kehilangan kendali atas truknya.

 "Truk oleng ke kiri dan menabrak besi pembatas jalan," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang Ipda Joko Taruna.

Tak hanya menabrak pembatas jalan, truk juga menghantam tiga tiang listrik dan tiang kabel Telkom, menyebabkan beberapa di antaranya patah.

Benturan keras membuat bagian depan truk mengalami kerusakan parah seperti kaca depan pecah, spion dan kaca pintu rusak, lampu dan bumper hancur.

Sementara itu, karung-karung beras yang diangkut berserakan di lokasi kejadian.

Meski truk terguling, Heru selamat tanpa luka. Ia segera meminta bantuan dari pengemudi lain untuk memindahkan sisa muatan ke truk cadangan agar tidak mengalami kerugian lebih besar.

Evakuasi truk sempat mengalami kendala karena lokasi kecelakaan berada di area kebun tebu.

Alat berat yang didatangkan pun mengalami kesulitan dalam mendapatkan posisi yang tepat.

Selain itu, proses evakuasi juga menyebabkan kemacetan di sekitar lokasi kejadian. Namun, setelah truk berhasil dievakuasi, lalu lintas kembali normal.

 "Pada pukul 14.00 WIB, lokasi kejadian sudah bersih dan arus lalu lintas kembali lancar," tambah Joko.

Insiden ini menjadi pengingat penting bagi pengemudi agar beristirahat cukup sebelum berkendara, terutama pada dini hari ketika kantuk sulit dihindari. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#Terguling #truk #beras