BALIEXPRESS.ID – Kecelakaan memilukan terjadi di Jalan Raya Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, pada Rabu (19/2) sekitar pukul 15.30 WIB.
Tabrakan yang melibatkan tiga sepeda motor berujung tragis setelah seorang pengendara, Muhammad Fahri Akbar Maulana (17), tewas di lokasi kejadian akibat luka parah di kepala.
Kronologi: Diduga Salah Perhitungan Saat Mendahului
Berdasarkan informasi kepolisian, kecelakaan bermula ketika Fahri, warga Dusun Kemendung, Desa Ngembung, berusaha menyalip sebuah truk gandeng dari sisi kanan.
Baca Juga: Ketahuan Curi Motor, Pria Bertato Belur Dihajar Massa sebelum Digelandang ke Polsek
Namun, ia tidak menyadari ada sepeda motor lain di depannya yang sedang melaju searah. Tabrakan pun terjadi, menyebabkan Fahri terjatuh ke kanan jalan.
Di saat bersamaan, dari arah berlawanan, melaju sepeda motor Honda PCX yang dikendarai Elrico Iffat Ramadhan (21), warga Perum Green Cerme.
Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari, mengakibatkan benturan keras antara kedua motor.
Korban: Satu Meninggal, Satu Luka-Luka
Akibat insiden ini, Fahri mengalami luka parah di kepala dan meninggal di lokasi kejadian, sementara Elrico mengalami cedera di kaki dan segera dilarikan ke Puskesmas Cerme untuk mendapatkan perawatan medis.
Baca Juga: Drama Hasto Kristiyanto: Rompi Jingga KPK, Suap PAW, dan Dugaan Perintangan Penyidikan!
“Benturan keras menyebabkan korban Muhammad Fahri Akbar Maulana meninggal dunia di tempat, sementara pengendara Honda PCX mengalami luka di kaki,” ujar Kanit Gakkum Lantas Polres Gresik, Ipda Aswoko, Kamis (20/2).
Polisi Selidiki Identitas Motor Misterius
Polres Gresik langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan mengumpulkan keterangan saksi.
Saat ini, polisi masih menyelidiki keberadaan sepeda motor yang tidak dikenal, yang juga terlibat dalam insiden ini.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi sepeda motor yang menjadi faktor dalam kecelakaan ini,” tambah Ipda Aswoko.
Imbauan: Waspadai Bahaya Mendahului!
Kecelakaan ini menjadi pengingat penting bagi pengendara agar lebih berhati-hati, terutama saat mendahului kendaraan besar.
Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga jarak aman, serta menggunakan helm berstandar SNI demi keselamatan berkendara.
“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan memiliki SIM yang sah saat berkendara,” pungkas Ipda Aswoko. ***
Baca Juga: Pencurian 15 Kg Tomat di Kintamani Berujung Pengungkapan Kasus Curanmor Lintas Kabupaten
Editor : I Putu Suyatra