BALIEXPRESS.ID- Seorang pria berinisial W,47, menjadi sasaran amukan massa setelah kedapatan mencuri ponsel di sebuah kos-kosan di kawasan Jetis Kulon Gang VI, Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa (18/3/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.
Pelaku akhirnya diamankan oleh pihak kepolisian dari Polsek Wonokromo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Salah satu warga setempat, Sariati, mengungkapkan bahwa dirinya awalnya berada di dalam rumah ketika mendengar keributan di luar.
Saat keluar untuk melihat, ia mendapati seorang pria telah dikeroyok warga di pinggir jalan.
“Pelaku mencuri HP di sebuah kos-kosan. Dikejar, diteriaki maling, berlari sampai sini ditangkap,” jelasnya.
Menurut keterangan warga, pelaku berusaha melarikan diri dengan memasuki gang sempit, tetapi pengejaran yang dilakukan warga dan pengemudi ojek online berhasil menghentikan aksinya.
Setelah tertangkap, pelaku menjadi sasaran amukan massa sebelum akhirnya diamankan oleh aparat kepolisian.
Aksi penangkapan ini terekam dalam video berdurasi 50 detik yang kemudian viral di berbagai grup WhatsApp (WA).
Dalam rekaman tersebut, terlihat pelaku mengalami luka di wajah akibat dipukul massa.
Tangannya juga tampak diikat sebelum akhirnya dibawa oleh petugas menggunakan sepeda motor menuju Polsek Wonokromo.
Kanit Reskrim Polsek Wonokromo, Ipda M Zahari, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan pria berinisial W yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian ponsel.
“Terduga pelaku adalah warga Palembang yang mencuri ponsel di sebuah kos-kosan,” ungkapnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih menunggu laporan dari korban yang diketahui sedang bekerja di salah satu mal di Jalan Ahmad Yani, Surabaya.
“Nanti perkembangan disampaikan,” tambah Zahari. (*)
Editor : I Made Mertawan