BALIEXPRESS.ID – Seorang bocah perempuan berusia 6 tahun, sebut saja Bunga (nama samaran), mengalami kejadian tragis di lingkungan tempat tinggalnya di Kecamatan Asembagus, Situbondo.
Bunga menjadi korban dugaan pelecehan yang dilakukan oleh seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun, yang merupakan tetangganya sendiri.
Kejadian memilukan ini terjadi pada Senin (17/3), namun korban baru berani mengungkapkannya sehari setelahnya, akibat takut dimarahi orang tuanya.
Bunga akhirnya menceritakan kejadian tersebut kepada keluarganya setelah merasakan sakit yang luar biasa di bagian sensitifnya.
Keluarga korban, yang tidak terima dengan perlakuan terhadap Bunga, segera melapor ke Mapolres Situbondo pada Selasa (18/3).
“Kami ingin pelaku diberi efek jera, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ujar Bibi Bunga saat melaporkan kasus ini.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku berinisial AI (14) mengajak Bunga bermain di dalam rumahnya dengan dalih bermain "kawin-kawinan."
Sejumlah teman Bunga bahkan menyaksikan langsung kejadian tersebut.
Kasi Humas Polres Situbondo, AKP Akhmad Sutrisno, mengaku masih menunggu laporan lebih lanjut dari penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
"Kami masih mengonfirmasi kronologi pasti kejadian ini," ujarnya singkat.
Kasus ini pun menambah daftar panjang kekerasan terhadap anak di Indonesia.
Masyarakat berharap pelaku segera diproses hukum agar keadilan bagi korban bisa ditegakkan.
Editor : Nyoman Suarna