Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tragis! Ayah dan Anak Tewas Terjebak Kebakaran Rumah di Surabaya, Tiga Penghuni Selamat Setelah Lompat dari Atap

I Made Mertawan • Kamis, 17 April 2025 | 14:36 WIB
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar sebuah rumah di Jalan Kedung Rukem Surabaya, Kamis (17/4/2025) dini hari.
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar sebuah rumah di Jalan Kedung Rukem Surabaya, Kamis (17/4/2025) dini hari.

BALIEXPRESS.ID- Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah tiga lantai di Jalan Kedung Rukem, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (17/4/2025).

Kebakaran tragis dini hari tersebut merenggut nyawa seorang ayah dan anak.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini, menjelaskan bahwa dua korban ditemukan di lokasi berbeda.

Sang ayah berinisial W,69, ditemukan tergeletak di tangga antara lantai satu dan dua.

Sementara itu anaknya berinisial SR,36, ditemukan di depan kamar di lantai dua.

Saat kejadian, terdapat lima orang berada di dalam rumah. Tiga lainnya selamat setelah nekat melompat ke bangunan sebelah melalui atap lantai dua.

Korban laki-laki disebut sedang sakit dan tidur di lantai satu. Diduga karena kondisi tersebut, ia kesulitan menyelamatkan diri saat api mulai membesar.

Jenazah kedua korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Jatim oleh tim gabungan dari Dinas Sosial, PMI, dan Inafis Polrestabes Surabaya.

Sebanyak 15 unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi, terdiri dari armada tempur dan tim penyelamat.

Api berhasil dipadamkan pada pukul 01.37 WIB dan proses pembasahan selesai pukul 03.05 WIB.

Rini menyebutkan bahwa sumber api diduga berasal dari lantai satu yang difungsikan sebagai toko kelontong dan tempat usaha lainnya, termasuk penjualan elpiji, air isi ulang, serta makanan beku.

Area penjualan elpiji dan air isi ulang menjadi titik api yang paling parah terbakar.

Akibat kebakaran ini, selain dua korban jiwa, dua sepeda motor juga hangus, serta ratusan barang dagangan milik keluarga turut musnah.

Sementara lantai dua terdampak sekitar 50 persen, dan lantai tiga relatif aman.

"Penyebab kebakaran masih kami selidiki. Kami mengimbau masyarakat lebih waspada dalam menyimpan bahan-bahan yang mudah terbakar, terutama di dalam rumah yang juga difungsikan sebagai tempat usaha," tutup Rini. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#kebakaran #surabaya