Di antara antrean kendaraan yang menunggu lampu hijau, terdapat sebuah pikap bernopol S 8692 WL yang dikemudikan oleh Samsul Dafid Septian (31) dan empat sepeda motor yang dikendarai oleh Firda Dian Pranata (23) dengan Honda Scoopy S 4118 OBR, Hadi Ismanto (35) dengan Honda Vario S 3529 YJ, serta dua pengendara motor tanpa plat nomor, Suwarno dari Mojowarno dengan Honda Grand dan Suwarnu (41) warga Brangkal, Bandarkedungmulyo dengan Honda Revo.
Saat kendaraan-kendaraan itu dalam posisi berhenti, tiba-tiba dari arah selatan, meluncur truk Fuso bernopol N 9558 ED yang dikemudikan oleh Sudirman (asal Dampit, Malang).
Sopir truk yang seharusnya bersiap untuk berhenti di lampu merah, justru panik.
Pengakuannya sungguh mencengangkan: rem truknya mendadak tak berfungsi saat melaju menurun menjelang simpang empat.
"Posisi sudah pelan sebenarnya, karena mau berhenti, tetapi jalan menurun dan rem tidak berfungsi, jadi truk meluncur tanpa kendali," ungkap Sudirman, mencoba menjelaskan detik-detik mencekam sebelum tragedi terjadi.
Dalam situasi genting itu, Sudirman mencoba segala cara untuk menghindari tabrakan maut.
Upaya membanting setir ke arah kiri dilakukannya, namun nahas, truknya tetap menghantam kendaraan-kendaraan yang tak berdaya menunggu di depannya.
Benturan keras tak terhindarkan, menciptakan adegan kaca pecah, bodi ringsek, dan kepanikan di lokasi kejadian.
Akibat tabrakan beruntun ini, truk Fuso mengalami kerusakan parah di bagian depan. Pikap ringsek tak berbentuk, dan keempat sepeda motor juga mengalami kerusakan signifikan.
Beruntung, di tengah kengerian tersebut, tak ada nyawa yang melayang.
Sopir truk dan pikap selamat, meski mengalami syok berat. Sementara itu, empat pengendara motor yang mengalami luka-luka segera dilarikan ke RSUD Jombang untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kini, seluruh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan mengerikan ini telah diamankan di Mako Satlantas Polres Jombang untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto menyatakan bahwa penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan.
Namun, pengakuan sopir truk tentang rem blong menjadi sorotan utama. Pertanyaan besar pun muncul: mengapa rem truk bisa tiba-tiba tak berfungsi? Apakah ada faktor kelalaian atau masalah teknis yang menjadi pemicu utama tragedi pagi di Tunggorono ini? ***