BALIEXPRESS.ID – Suasana malam di kawasan Simpang Tanah Putih, Jalan Dokter Wahidin, mendadak berubah mencekam, Kamis (8/5).
Sebuah truk bermuatan kertas dengan nomor polisi K 8446 OD mengalami kecelakaan fatal diduga akibat rem blong saat melaju dari arah atas Tanah Putih menuju Peterongan.
Truk tersebut tidak hanya menabrak pembatas jalan dan tiang traffic light di sekitar Pasar Kambing, tetapi juga menimpa satu unit sepeda motor Honda Beat dengan nopol H 2290 BAA.
Tragis, pengendara motor yang berada di jalur searah tak sempat menghindar dan dinyatakan meninggal dunia di tempat.
“Truk dari atas, dari Tanah Putih, turun. Bawa kertas. Korban satu, pengendara sepeda motor, meninggal dunia,” ungkap Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Ia menambahkan bahwa evakuasi bangkai truk segera dilakukan guna memastikan tidak ada korban lain yang tertimpa.
Proses evakuasi menggunakan derek masih berlangsung malam itu, sementara beberapa unit ambulans bersiaga di lokasi.
Identitas korban belum dirilis oleh pihak kepolisian karena masih dalam tahap pendalaman dan pencarian keterangan saksi.
Suara benturan keras membuat warga sekitar langsung berhamburan keluar rumah.
Supangat (43), warga setempat, menjadi salah satu saksi yang melihat kondisi mengerikan pascakecelakaan.
“Waktu kecelakaan itu posisinya hijau, suaranya ‘brak’ keras sekali kedengeran sampai rumah, terus saya lihat kondisi berserakan, korbannya ada satu, pengendara motor. Sopir truknya sudah dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa truk terguling usai menghantam tiang lampu merah.
“Mungkin karena rem blong di turunan. Korban yang meninggal laki-laki, itu motornya juga jalan searah dengan truknya, dibawa ke RSUP Dr. Kariadi,” lanjutnya. (*)
Editor : Nyoman Suarna