Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kronologi Kecelakaan Maut Saat Truk Fuso Menggila Tabrak 4 Motor, 1 Nyawa Melayang!

I Putu Suyatra • Minggu, 11 Mei 2025 | 20:32 WIB

Proses evakuasi korban kecelakaan antara truk Fuso dengan empat motor di di Jalan Sragen-Ngawi, Dukuh Pilangsari, Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, Sragen. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
Proses evakuasi korban kecelakaan antara truk Fuso dengan empat motor di di Jalan Sragen-Ngawi, Dukuh Pilangsari, Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, Sragen. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

BALIEXPRESS.ID - Jalan Sragen-Ngawi mendadak menjadi saksi bisu tragedi mengerikan. Sebuah kecelakaan maut yang melibatkan truk Fuso dan empat sepeda motor terjadi di Dusun Pilangsari, Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, Sragen, pada Sabtu (10/5) pagi sekitar pukul 09.05 WIB.

Insiden nahas ini merenggut nyawa satu orang dan menyebabkan empat lainnya mengalami luka-luka yang cukup serius.

Korban jiwa dalam kecelakaan tragis ini adalah Peta Tanah Air (21), seorang pemuda warga Dusun Blantikan, Desa Bener, Kecamatan Ngrampal.

Baca Juga: Kisah Air Suci Pura Beji Golok dari Goa Misterius: 6 Pancoran Ajaib untuk Mandikan Bayi dan Sumber Kesehatan Warga di Tabanan!

Luka parah yang dideritanya di berbagai bagian tubuh membuatnya menghembuskan napas terakhir di IGD RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen pada pukul 09.40 WIB.

Sementara itu, empat korban luka lainnya adalah Wasiman (55), Sulistyo Widodo (23), Leni Sugiharti (51), dan Fifi Rohmana (22). Para korban luka ini berasal dari berbagai wilayah di Sragen dan Ngawi, menunjukkan betapa luasnya dampak dari kecelakaan maut tersebut.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian, truk Fuso dengan nomor polisi H 9597 OV yang dikemudikan oleh Aris (42), warga Salatiga, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat.

Namun, laju truk tersebut tampak tidak stabil, oleng ke kanan hingga akhirnya menghantam sejumlah sepeda motor yang datang dari arah berlawanan.

Baca Juga: Jasad Siswa SMK di Sungai Brantas: Luka Lebam dan Teman Sekolah Jadi Sorotan!

Tim Satlantas Polres Sragen di bawah pimpinan Kasatlantas Iptu Kukuh Tirto Satria Leksono bergerak cepat merespons kejadian ini.

Bersama dengan Tim PSC 119 Sukowati dan Posko PMI Sragen, mereka segera melakukan evakuasi para korban.

Evakuasi dilakukan dengan sigap, mengingat jumlah korban dan kondisi luka yang beragam.

Tiga korban dengan luka paling parah dilarikan ke RSUD dr Soehadi Prijonegoro, sementara dua korban lainnya dievakuasi ke RSU Saras Ibnu Sina Sukowati lantaran keterbatasan ruang di IGD RSUD.

Ketua PMI Sragen, Utami Dewi Mashithoh, menjelaskan kondisi luka para korban.

Wasiman mengalami luka sobek di lengan kiri, Sulistyo Widodo menderita luka sobek di kepala, Leni Sugiharti mengalami patah tulang terbuka di pergelangan tangan kiri, dan Fifi Rohmana mengeluhkan sesak napas serta nyeri punggung disertai luka lecet di wajah dan tangan.

"Tim PMI dan petugas medis memberikan pertolongan pertama sebelum korban dievakuasi menggunakan ambulans dari Puskesmas Ngrampal, PSC 119 Sukowati, dan Lazismu," terangnya, menggambarkan betapa cepat dan terkoordinasinya respons tim penyelamat.

Kecelakaan maut ini tentu menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan menjadi peringatan bagi para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas.

Bagaimana proses penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tragis ini? Pantau terus perkembangan beritanya! ***

Editor : I Putu Suyatra
#kecelakaan maut #Sragen