Demi Konten Viral, Sekelompok Emak-Emak Berkerudung 'Curi' Fokus Umat Hindu yang Sedang Sembahyang di Tempat Suci?
I Putu Suyatra• Sabtu, 17 Mei 2025 | 03:37 WIB
Tangkapan layar video viral sekelompok emak-emak berkerudung terlihat berfoto di tempat ibadah orang Hindu saat mereka sedang sembahyang. (TikTok/@Sut@wijaya)
BALIEXPRESS.ID - Sebuah video yang beredar luas di TikTok dan dengan cepat menyebar ke berbagai platform media sosial lainnya kembali memantik perdebatan sengit soal etika dan batas dalam pembuatan konten.
Kali ini, sorotan tajam tertuju pada aksi sekelompok emak-emak berkerudung yang asyik berfoto di sebuah lokasi yang diduga kuat merupakan tempat suci bagi umat Hindu atau petirtan peninggalan sejarah, tepat di hadapan dua orang yang tengah khusyuk bersembahyang.
Dalam rekaman singkat tersebut, terlihat jelas latar belakang berupa tirta atau pancuran air yang dihiasi dengan patung-patung dan gapura khas arsitektur tempat ibadah Hindu.
Meskipun lokasi pasti kejadian belum teridentifikasi, kuat dugaan bahwa tempat tersebut memiliki nilai sakral dan sejarah bagi umat Hindu setempat, mengingat struktur dan ornamen yang ada.
Namun, yang menjadi persoalan utama dan menuai kecaman pedas dari warganet bukanlah sekadar keberadaan para emak-emak yang mengenakan kerudung di lokasi tersebut.
Melainkan, momen ketika mereka dengan santainya berpose untuk berfoto tepat di depan dua orang umat Hindu yang sedang khidmat melaksanakan sembahyang.
Video yang pertama kali dibagikan oleh akun TikTok @Sut@wijaya ini awalnya menampilkan suasana yang menyerupai area wisata.
Namun, fokus dengan cepat beralih pada sekelompok sekitar empat emak-emak berkerudung yang tanpa ragu memasuki area pancuran air dan berpose ria di depan patung yang memancurkan air.
Ironisnya, dari sudut pandang kamera, dua umat Hindu yang sedang melakukan ritual sembahyang justru terpaksa menghadap langsung ke arah "sesi pemotretan" dadakan tersebut.
Tak ayal, aksi ini langsung memicu gelombang kritik pedas dari netizen setelah video tersebut dibagikan ulang secara masif di platform seperti Instagram dan X.
Banyak yang menilai tindakan para emak-emak tersebut sebagai bentuk ketidakpedulian, kurang sopan, dan tidak menghargai kesakralan tempat ibadah agama lain, serta mengganggu kekhusyukan umat yang sedang beribadah.
"Dalam rekaman video ini ada 2 orang Umat beragama Hindu sedang bersembahyang," tulis akun X @Jateng Twit saat menyebarkan ulang video tersebut, seolah menekankan kontras antara aktivitas berfoto ria dengan kekhusyukan ibadah.
Komentar-komentar bernada geram dan kecewa pun membanjiri jagat maya. Akun X @itsNyct bahkan memberikan perbandingan yang menohok, "Beda cerita kalau ibu-ibu itu sedang salat terus di depannya orang malah foto-foto di masjid, pasti narasinya bakal beda, penuh cacian seperti ‘nggak punya adab’, ‘nggak sopan’. Mau itu candi dari batu, tetap saja itu tempat ibadah umat Hindu, sama seperti masjid bagi umat Islam."
Insiden ini sekali lagi membuka diskusi tentang etika berinternet dan batas-batas pembuatan konten di media sosial. ***