Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bacok Korban hingga Tewas, Pelaku Ditangkap Hendak Lari Ke Madura: Begini Kejadiannya

Nyoman Suarna • Rabu, 21 Mei 2025 | 22:34 WIB
TEREKAM : Rekaman CCTV jelas memperlihatkan pelaku pembacokan mengejar korban di belakang masjid Jalan Kedinding Lor, Surabaya.
TEREKAM : Rekaman CCTV jelas memperlihatkan pelaku pembacokan mengejar korban di belakang masjid Jalan Kedinding Lor, Surabaya.

BALIEXPRESS.ID – Aksi cepat kepolisian membuahkan hasil. Pelaku pembacokan di Jalan Kedinding Lor, Surabaya, yang sempat membuat geger warga, akhirnya berhasil ditangkap.

Terduga pelaku berinisial BS (26) diamankan oleh Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak saat berusaha melarikan diri ke Sampang, Madura, Senin (19/5).

Korban, seorang pemuda berinisial S (24), warga Bulak Banteng Madya, Surabaya, tewas setelah mengalami tiga luka bacokan di tangan.

Kejadian berdarah ini sempat terekam kamera pengawas (CCTV) Masjid Shirotol Mustakim dan viral di media sosial.

Dalam rekaman CCTV, terlihat jelas momen kejar-kejaran antara korban dan pelaku di area belakang masjid. Aksi brutal tersebut terjadi dengan cepat dan membuat warga sekitar panik.

Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah, dan meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tidak tertolong akibat luka parah yang diderita.

Penangkapan pelaku dikonfirmasi oleh Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, mewakili Kasatreskrim AKP M Prasetyo.

Menurutnya, tim bergerak cepat dengan mengidentifikasi ciri pelaku dari keterangan saksi mata dan bukti rekaman CCTV.

"Benar, pelaku sudah kami amankan di wilayah Sampang, Madura. Penangkapan dilakukan kurang dari 1x24 jam setelah kejadian," ujar Iptu Suroto.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami motif di balik pembacokan maut tersebut.

Pelaku BS tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik untuk mengungkap latar belakang serta kemungkinan adanya unsur perencanaan atau dendam pribadi.

"Kami akan sampaikan perkembangan selanjutnya setelah penyidikan berjalan lebih lanjut," tambahnya.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kejahatan jalanan bisa terjadi kapan saja. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat aksi mencurigakan di lingkungan sekitar. (*)

Foto bersama General Manager PT PLN (Persero) Group Jawa Timur dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.
Foto bersama General Manager PT PLN (Persero) Group Jawa Timur dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.
Editor : Nyoman Suarna
#tewas #lari #bacok #madura