BALIEXPRESS.ID- Penemuan jasad seorang lansia di dalam sumur menggerkan warga Jalan Patiunus, Kelurahan Dandangan, Kota Kediri, Jawa Timur, pada Rabu dini hari (4/6/2025).
Korban diketahui bernama Soenarti, 96, yang tinggal bersama anak keduanya, Dian Pramisti,45, serta dua penyewa kos, Anisa Aulia Rakhma,25, dan Heny Oktaviani,30.
Peristiwa bermula sekitar pukul 02.00 WIB saat Dian menyadari ibunya tidak berada di kamar.
Setelah mencari ke seluruh penjuru rumah dan halaman belakang, Dian mulai curiga dan memeriksa sumur yang berada di belakang rumah.
Dugaannya terbukti benar sang ibu ditemukan berada di dalam sumur.
Kepanikan pun terjadi. Teriakan Dian meminta pertolongan langsung mengundang perhatian Anisa dan Heny yang tinggal di rumah tersebut.
Keduanya segera membantu dan menghubungi warga sekitar untuk meminta bantuan lebih lanjut.
Warga yang berdatangan segera menghubungi pihak berwenang. Tak lama kemudian, tim dari Polsek Kota Kediri, Inafis Polres Kediri Kota, Damkar, dan BPBD Kota Kediri tiba di lokasi.
Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu sekitar dua jam.
“Evakuasi berjalan lancar meski cukup memakan waktu karena kondisi medan yang sempit dan dalam,” ujar Kepala Damkar Kota Kediri, Fanni Eryanto.
Setelah berhasil diangkat dari sumur, jasad Soenarti dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil visum menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka fisik. Polisi menduga kuat korban tercebur akibat kondisi pikun atau demensia yang dialaminya.
“Tidak ada bekas penganiayaan. Diduga korban mengalami disorientasi karena pikun,” jelas Kapolsek Kediri Kompol Ridwan Sahara.
Kasus ini menambah daftar panjang risiko kecelakaan domestik yang dialami lansia, terutama yang hidup dengan kondisi kesehatan mental menurun.
Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan dan keamanan di sekitar rumah, khususnya bagi keluarga yang memiliki anggota lanjut usia. (*)
Editor : I Made Mertawan