Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Iduladha Berlumur Misteri di Keritang: Nenek 63 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai, Tersesat atau Ada Kisah Lain?

Putu Mita Damayanti • Minggu, 8 Juni 2025 | 14:11 WIB

Petugas kepolisian dibantu warga sedang mengevakuasi mayat yang ditemukan di bawah Jembatan Sungai Gergaji, Kecamatan Keritang, Kabupaten Inhil, Jumat (6/6/2025). (ISTIMEWA)
Petugas kepolisian dibantu warga sedang mengevakuasi mayat yang ditemukan di bawah Jembatan Sungai Gergaji, Kecamatan Keritang, Kabupaten Inhil, Jumat (6/6/2025). (ISTIMEWA)

BALIEXPRESS.ID - Suasana khidmat perayaan Iduladha di Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, mendadak berubah mencekam pada Jumat pagi (6/6/2025).

Warga dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan mengapung di aliran Sungai Gangsal, tepatnya di bawah Jembatan Sungai Gergaji.

Penemuan tragis ini menyisakan tanya dan duka mendalam bagi warga sekitar. 

Baca Juga: Aksi Pertama Lolos, Pria Buleleng Ketahuan Saat Incar Kendaraan Kedua, Perilaku Disorot

Dari Salat Iduladha Menuju Penemuan Tak Terduga

Kejadian bermula ketika seorang warga yang baru saja pulang dari Salat Iduladha melintasi Jembatan Sungai Gergaji.

Matanya tak sengaja menangkap pemandangan mengerikan: tubuh tak bernyawa mengambang di permukaan air.

Kabar ini dengan cepat menyebar, menarik perhatian puluhan warga yang berbondong-bondong memadati lokasi untuk menyaksikan langsung.

Baca Juga: Viral! Jukir Perempuan di Terminal Bunder Ancam Pengunjung Usai Mobil Diserempet Bus

Hery, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa ia segera menuju lokasi setelah mendengar kabar tersebut dan langsung menghubungi pihak kepolisian.

"Kami langsung menuju lokasi dan menghubungi polisi setelah mendengar kabar tersebut," ujarnya. 

Identitas Terungkap, Riwayat Pikun Jadi Petunjuk Awal

Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora SIK melalui Kapolsek Keritang AKP Ramli Samosir membenarkan penemuan mayat tersebut.

Jasad korban, yang belakangan diketahui bernama Nurasiah, seorang perempuan berusia 63 tahun dari Desa Pengalihan, Kecamatan Keritang, langsung dievakuasi ke RSUD Puri Husada untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami mendapat informasi dari Bhabinkamtibmas bahwa korban memiliki riwayat pikun akibat faktor usia," terang Kapolsek Ramli.

Dugaan awal mengarah pada kemungkinan korban tersesat dan tanpa sengaja terjatuh ke sungai.

Nurasiah sendiri dilaporkan telah hilang selama empat hari sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. 

Tak Ada Tanda Kekerasan, Keluarga Menolak Autopsi

Setelah dilakukan visum oleh tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga menerima musibah ini dengan ikhlas dan memutuskan untuk menolak autopsi.

Jenazah Nurasiah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan.

Meski demikian, kisah hilangnya Nurasiah selama empat hari sebelum ditemukan di sungai tetap menyisakan pertanyaan.

Baca Juga: Bukan Politikus ataupun Aktivis, Fadli Zon Tegaskan Sejarah Nasional Ditulis Sejarawan, Target Rampung Agustus

Apakah ini murni sebuah kecelakaan akibat faktor usia, atau ada detail lain yang belum terungkap?

Insiden ini menjadi pengingat betapa rentannya individu dengan riwayat kesehatan tertentu terhadap bahaya tak terduga. ***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#idul adha #mayat