Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

HOROR! Penemuan Jasad Tanpa Kepala Ungkap Kasus Pembunuhan Berantai Sadis: 3 Mahasiswi Jadi Korban, Motifnya Bikin Merinding!

Putu Mita Damayanti • Sabtu, 21 Juni 2025 | 13:21 WIB

BIADAB : Tersangka mutilasi W tega memutilasi dan membunuh tiga mahasiswi di Padang Pariaman. (IST/RADAR SURABAYA)
BIADAB : Tersangka mutilasi W tega memutilasi dan membunuh tiga mahasiswi di Padang Pariaman. (IST/RADAR SURABAYA)

BALIEXPRESS.ID – Gempar! Padang Pariaman kembali diguncang kabar mengerikan dengan terungkapnya kasus pembunuhan berantai yang mengguncang publik Sumatera Barat.

Awalnya, penemuan jasad perempuan tanpa kepala di kawasan Pasar Usang memicu ketakutan, namun penyelidikan polisi mengungkap fakta yang jauh lebih brutal.

W (25), Pelaku Mutilasi Sadis yang Mengaku Bunuh 3 Wanita

Pelaku keji ini diketahui berinisial W (25), warga Pasar Usang, Padang Pariaman.

Baca Juga: Kisah Nyoman Dolpin, Pahlawan Lingkungan di Balik Gemerlap Kuta: Dari Hutan Mangrove Rusak dan Sungai Sampah Jadi Kawasan Emas Kalpataru!

Tak hanya tega menghabisi nyawa Septia Adinda (25) dengan cara dimutilasi, W juga tanpa ragu mengakui telah membunuh dua perempuan lain yang ternyata adalah mahasiswi dari kampus yang sama, STIE KBP Kota Padang.

Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, membenarkan pengakuan mengerikan tersebut.

"Ia mengaku juga membunuh dua perempuan lain," ujar Kapolres.

Dua Korban Lain Ditemukan di Sumur Tua, Motifnya Bikin Geger!

Kengerian semakin menjadi ketika diketahui bahwa jasad dua korban lainnya, Siska (23) dan Adek (24), ditemukan dalam kondisi mengenaskan di sebuah sumur tua di kawasan Pasar Usang, tak jauh dari kediaman pelaku.

Ketiga korban diketahui memiliki hubungan satu sama lain, dan motif pembunuhan yang diungkap pelaku sungguh membuat bulu kuduk merinding.

Baca Juga: Kisah Pilu Ibu Penjual Nasi Gemuk dan Perjuangan Selamatkan Anak dari Narkoba: Dedi Mulyadi Turun Tangan!

Dengan dingin, W tanpa rasa bersalah mengungkapkan alasannya di hadapan petugas.

“Siska selingkuh jadi saya bunuh. Adek temannya, dia yang mengajari Siska selingkuh di KKN,” tutur W, merujuk pada salah satu motif pembunuhan.

Sementara itu, untuk korban Septia, motif pembunuhan diduga kuat karena masalah uang.

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap seluruh fakta dan memastikan apakah masih ada korban lain dalam tragedi berdarah ini.

Kasus ini menjadi sorotan utama, menyeret perhatian publik pada sisi gelap perilaku kriminal yang tak terduga.

Bagaimana kelanjutan penyelidikan kasus pembunuhan berantai yang menggemparkan ini? Akankah ada fakta baru yang terungkap? Ikuti terus perkembangan beritanya! ***

Baca Juga: Tradisi Gebug Ende di Patas, Ritual Memohoh Hujan, Dilaksanakan saat Musim Tanam Jagung  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#padang pariaman #pembunuhan #kkn #sumur #sumatera barat #Mahasiswi #selingkuh