BALIEXPRESS.ID — Setelah sempat menjadi buron, Ahmad Midhol dalang di balik kasus perampokan dan pembunuhan tragis terhadap Wardatun Thoyyibah di Gresik akhirnya berhasil ditangkap oleh kepolisian.
Tim Khusus Macan Giri dari Satreskrim Polres Gresik meringkus Midhol di sebuah gubuk terpencil di kawasan kebun sawit Desa Tumbang Kalang, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, yang didampingi oleh Kasatreskrim AKP Abid Uais Al-Qarni, membenarkan penangkapan tersebut pada Minggu (29/6).
"Tersangka Ahmad Midhol diamankan tanpa perlawanan di lokasi persembunyiannya yang cukup sulit dijangkau," ungkap AKBP Rovan.
Kasus ini sebelumnya mengguncang warga Desa Imaan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Wardatun Thoyyibah (28), istri dari Mahfud (42), ditemukan tidak bernyawa di rumah mereka.
Dalam aksi keji tersebut, pelaku juga membawa kabur uang tunai sebesar Rp 160 juta dan sebuah ponsel yang disimpan di dalam laci.
Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa aksi ini tidak dilakukan sendirian. Dua pelaku lain, yakni Sobikhul Alim dan Asrofin, turut terlibat. Keduanya diketahui mendapat bagian sebesar Rp 8 juta dari hasil rampokan.
Tragisnya, Sobikhul Alim yang sempat diperiksa sebagai saksi, kemudian diduga bunuh diri dengan meminum racun sianida. Sementara Asrofin telah lebih dulu ditahan di Rutan Gresik.
“Penangkapan Ahmad Midhol menjadi kunci penting dalam mengungkap seluruh rangkaian kejahatan ini dan memberikan kejelasan kepada publik yang sempat digemparkan oleh kasus ini,” tutup Kapolres Gresik. (*)
Editor : Nyoman Suarna