BALIEXPRESS.ID – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan modus tak lazim kembali terjadi di Surabaya.
Seorang pelaku berinisial R, warga Simolawang, berhasil diringkus setelah kepergok mencuri motor di kawasan Simokerto, dengan cara yang unik: menggunakan sepeda ontel untuk mencari target.
Kini polisi masih memburu rekannya yang berinisial S, yang diduga kuat sebagai otak sekaligus penadah motor hasil curian.
Keduanya diketahui telah beraksi di sejumlah lokasi seperti Simokerto, Tambaksari, dan Semampir.
“S masih dalam proses penyelidikan. Ia ikut terlibat dalam tiga aksi curanmor bersama R,” ujar Kanit Reskrim Polsek Simokerto, Ipda Royan, Selasa (1/7).
Menurut Ipda Royan, S memiliki peran penting dalam sindikat ini. Selain sebagai pengawas saat pencurian berlangsung, S juga memberikan kunci T kepada R sebagai alat untuk membobol motor korban.
Tak hanya itu, S juga yang mengatur penjualan motor hasil curian.
Kasus ini menjadi sorotan karena pelaku menggunakan sepeda ontel saat mencari sasaran.
Modus ini sengaja digunakan agar pelaku tidak mencolok di tengah masyarakat dan leluasa mengamati situasi.
Namun, aksi R akhirnya terendus aparat. Usai mencuri motor di wilayah Simokerto, ia berhasil ditangkap oleh jajaran Polsek Simokerto, dan kini telah ditetapkan sebagai tersangka.
Polisi masih terus mendalami jaringan curanmor ini dan memburu pelaku S yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). (*)
Editor : Nyoman Suarna