Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

VIRAL! Driver Ojol Dijambak karena Telat 5 Menit, Ratusan Rekan Geruduk Rumah Pelaku!

I Putu Suyatra • Sabtu, 5 Juli 2025 | 23:45 WIB

Driver Shopee Food perempuan di Jogja dijambak dan dirundung Mas Pelayaran. Ratusan ojol geruduk rumah pelaku tuntut keadilan! (Instagram/merapi_uncover)
Driver Shopee Food perempuan di Jogja dijambak dan dirundung Mas Pelayaran. Ratusan ojol geruduk rumah pelaku tuntut keadilan! (Instagram/merapi_uncover)

BALIEXPRESS.ID – Suasana Kota Pelajar mendadak tegang! Ratusan driver ojek online (ojol), khususnya dari komunitas Shopee Food, turun ke jalan menyuarakan kemarahan mereka. Pemicunya?

Seorang driver diduga menjadi korban perundungan dan penganiayaan hanya karena telat mengantar pesanan selama lima menit.

Insiden miris ini terjadi di Bantulan, Godean, Sleman, Kamis malam (3/7/2025), dan memuncak pada Sabtu dini hari (5/7/2025) saat massa ojol menggeruduk rumah terduga pelaku! 

Kronologi Mencekam: Dijambak karena Telat Antar Pesanan

Kisah pilu ini pertama kali viral melalui akun X (Twitter) @merapi_uncover dan telah dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Wahyu Agha Ari Septyan.

Semua bermula ketika Arzeto Duta (25), seorang driver Shopee Food, mengantar pesanan bersama kekasihnya, Ayuningtyas Mega Lukito (24).

Pesanan mereka telat tiba, bukan karena disengaja, melainkan akibat sistem double order otomatis dan kemacetan parah akibat kirab budaya.

Meskipun sudah menghubungi pelanggan untuk menjelaskan situasinya, respons yang mereka terima justru sinis.

Sesampainya di lokasi sekitar pukul 20.45 WIB—terlambat sekitar lima menit—pelanggan berinisial T menunjukkan sikap arogan.

T, yang mengaku sebagai seorang pelaut, tak terima dengan keterlambatan tersebut.

Saat Arzeto Duta mencoba menjelaskan dengan sopan dan berharap diberi bintang lima, situasi justru memanas.

Yang lebih mengejutkan, seorang pria yang diduga kerabat T, tiba-tiba menyeret Ayuningtyas Mega Lukito (AM) dan menjambak rambutnya.

Akibat perlakuan kasar ini, AM mengalami luka lecet dan trauma.

"Pacar drivernya ini ada luka cakaran dan merasa dijambak," terang AKP Wahyu Agha.

AM sendiri sempat mencoba merekam dan melakukan siaran langsung, namun gagal karena memori ponselnya penuh.

Ia telah melakukan visum dan menyerahkan hasilnya ke Polresta Sleman.  

Aksi Solidaritas Membara, Massa Ojol Ngamuk di Rumah Pelaku!

Tak terima dengan perlakuan keji ini, ratusan driver Shopee Food langsung berkumpul dan melakukan aksi solidaritas pada Sabtu dini hari.

Mereka berbondong-bondong mendatangi rumah T di Godean untuk menuntut pertanggungjawaban.

Namun, T telah mengamankan diri ke Mapolsek Godean dan kemudian dipindahkan ke Polresta Sleman.

Di sana, T sempat menyampaikan permintaan maaf, namun massa yang kadung emosi merasa tidak puas.

Sekitar pukul 02.00 WIB, massa kembali mendatangi Polresta Sleman, menuntut permintaan maaf secara terbuka dari pelaku.

Polisi berupaya menghadang massa yang kembali bergerak menuju rumah pelaku, namun kericuhan tak terhindarkan.

Akibat insiden ini, fasilitas umum dan sebuah mobil dilaporkan mengalami kerusakan.

Pihak kepolisian saat ini masih menyelidiki kasus perundungan dan penganiayaan ini, sekaligus berupaya keras mencegah kerusuhan lanjutan.

Akankah pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum, dan bagaimana nasib driver ojol yang menjadi korban?

Insiden ini menjadi sorotan tajam bagi keamanan dan kenyamanan para pekerja di jalanan. ***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#viral #driver #yogyakarta #shopee food