Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sakit Hati Disebut Tak Perkasa, Penumpang Habisi Sopir Travel: Jasad Dibuang di Bawah Jembatan

Nyoman Suarna • Minggu, 6 Juli 2025 | 21:50 WIB
DIAMANKAN: Tersangka Ujang diamankan Polres Lampung Selatan usai membunuh korban karena sakit hati dibilang tidak perkasa.
DIAMANKAN: Tersangka Ujang diamankan Polres Lampung Selatan usai membunuh korban karena sakit hati dibilang tidak perkasa.

BALIEXPRESS.ID – Kasus pembunuhan tragis di Lampung Selatan akhirnya terungkap. Arika Arwin (40), sopir travel yang ditemukan tewas di Jalan Terusan Ryacudu, Kota Baru, ternyata dibunuh oleh penumpangnya sendiri, Ujang (60).

Motif pembunuhan ini sungguh mengejutkan: pelaku sakit hati karena merasa dihina soal keperkasaannya sebagai pria.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut dipicu ucapan korban saat mereka berada dalam perjalanan.

Ucapan yang menyinggung harga diri tersangka itu memicu emosi hingga berujung pada aksi pembunuhan.

“Pengakuan tersangka, korban sempat berkata: ‘Ai, cak gerot uwak ni, apo masih kuat nian barang uwak tu’.

Ucapan ini membuat pelaku merasa dilecehkan dan kehilangan kendali,” ujar Kapolres, menirukan pengakuan pelaku.

Ujang sempat membalas ucapan korban, namun emosinya yang memuncak membuatnya kalap.

Ia lantas menghabisi nyawa korban dan membuang jasadnya di bawah jembatan di Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, pada Sabtu malam (28/6).

Tak hanya itu, mobil milik korban juga dibawa kabur oleh pelaku.

Kendaraan tersebut kemudian disembunyikan di sebuah sekolah tak terpakai di kawasan Perumahan Bukit Kencana, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung, dua hari kemudian, tepatnya Senin (30/6).

Saat ini, tersangka telah diamankan pihak kepolisian dan tengah menjalani proses hukum.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa konflik sepele bisa berujung tragis bila emosi tak terkendali. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#perkasa #dibunuh #jasad #travel #penumpang #sopir