Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tragis! Pasutri Tewas dalam Kecelakaan Maut saat Nyalip dari Sisi Kiri, Anak Selamat dengan Luka Ringan: Begini Kronologinya

Putu Mita Damayanti • Senin, 7 Juli 2025 | 23:04 WIB
PASUTRI: Kecelakaan maut di Duduksampeyan Gresik mengakibatkan Pasutri tewas.
PASUTRI: Kecelakaan maut di Duduksampeyan Gresik mengakibatkan Pasutri tewas.

BALIEXPRESS.ID – Kecelakaan tragis kembali merenggut korban jiwa di ruas Jalan Raya Pantura, tepatnya di Desa Ambeng-ambeng Watangrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, pada Minggu malam (6/7). 

Sepasang suami istri (pasutri), Darusallam (43) dan Siti Handayanik (42), warga Perum Griya Suci Permai Blok F2-24, meninggal dunia setelah kendaraan mereka bertabrakan dengan sebuah bus antar kota.

Mobil Nissan Grand Livina bernomor polisi S 1977 WO yang dikendarai Darusallam melaju dari arah barat menuju timur sekitar pukul 22.30 WIB. 

Berdasarkan keterangan dari Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Aswoko, kecelakaan bermula saat korban mencoba mendahului dump truk dari sisi kiri.

Namun, roda kiri kendaraan keluar dari badan jalan dan masuk ke bahu jalan.

Saat pengemudi berusaha mengembalikan mobil ke jalur utama, kendali kendaraan hilang, menyebabkan mobil oleng ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan. 

Di saat bersamaan, melaju dari arah berlawanan bus PO Jaya Utama jurusan Surabaya–Semarang dengan nomor polisi L 7775 UV yang dikemudikan oleh Sundoko.

Tabrakan keras pun tak terhindarkan.

Akibat benturan hebat, Darusallam dan Siti Handayanik mengalami luka berat dan sempat dilarikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik. 

Namun, nyawa keduanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia tak lama kemudian.

Di sisi lain, anak pasangan tersebut, Hanidya Myeisha Ramadhan (6), yang turut berada di dalam mobil, berhasil selamat. 

Ia hanya mengalami luka ringan dan saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Ibnu Sina.

“Korban mengalami luka sangat parah. Namun anaknya yang masih berusia 6 tahun hanya mengalami luka-luka ringan dan berhasil selamat,” ujar Ipda Aswoko, Senin (7/7).

Kepolisian mengimbau para pengendara, khususnya yang melintas di jalur Pantura Duduksampeyan, untuk lebih waspada dan mematuhi peraturan lalu lintas. 

Ruas jalan tersebut diketahui sebagai salah satu titik rawan kecelakaan atau black spot.

“Selalu jaga konsentrasi saat berkendara, terutama saat hendak menyalip kendaraan lain,” tegas Aswoko.

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polres Gresik untuk penyelidikan lebih lanjut. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#anak #kecelakaan #tewas #luka ringan #selamat #pasutri