MODUS EKSTREM! Penyelundupan Narkoba ke Lapas Porong Terbongkar: Wanita Ini Sembunyikan Obat Terlarang di Tempat Tak Terduga!
Putu Mita Damayanti• Sabtu, 26 Juli 2025 | 01:47 WIB
NEKAT: Seorang wanita berinisial SA diinterogasi petugas Lapas Porong, Sidoarjo.
BALIEXPRESS.ID – Upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam Lapas Kelas I Surabaya di Porong kembali digagalkan. Kali ini, seorang perempuan berinisial SA diamankan petugas setelah kedapatan membawa obat-obatan terlarang dengan modus yang sangat tidak biasa dan mengejutkan.
Bagaimana Modus Ekstrem Ini Terbongkar?
Peristiwa ini terjadi pada Kamis (24/7), saat kunjungan tatap muka dibuka. SA datang menjenguk narapidana kasus narkoba berinisial K.
Namun, saat menjalani pemeriksaan oleh petugas perempuan, gerak-geriknya menimbulkan kecurigaan.
"Dari pemeriksaan awal, petugas melihat adanya kejanggalan dan segera melakukan penggeledahan lanjutan," ungkap Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka KPLP) Kelas I Surabaya, Mashuri Alwi.
Kecurigaan petugas terbukti. Dari pemeriksaan mendalam, ditemukan sejumlah barang mencurigakan yang disembunyikan SA dalam pembalut wanita yang diletakkan di area sensitifnya!
Barang-barang tersebut meliputi beberapa butir obat yang diduga terlarang, kabel USB, dan sabun.
"Semua barang dibungkus dan diselipkan dalam pembalut. Modusnya sangat ekstrem dan membahayakan," lanjut Mashuri, menunjukkan betapa nekatnya upaya penyelundupan ini.
Apa Dampak dan Tindak Lanjut dari Penemuan Ini?
Penemuan mengejutkan ini langsung ditindaklanjuti. SA segera diamankan ke ruang KPLP untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Tim keamanan Lapas, yang dipimpin langsung oleh Ka KPLP bersama Kabid Administrasi Keamanan dan Ketertiban serta Koordinator Kunjungan, turut melakukan pendalaman kasus.
Ini bukan sekadar penangkapan rutin. Pihak Lapas kini juga sedang menyelidiki apakah narapidana yang dibesuk SA, inisial K, ikut terlibat dalam upaya penyelundupan ini.
"Kami dalami semua kemungkinan. Tidak menutup kemungkinan ada keterlibatan warga binaan," tegas Mashuri.
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi seluruh petugas Lapas agar tidak lengah. Modus penyelundupan barang terlarang semakin beragam, canggih, dan cenderung ekstrem.
Oleh karena itu, prosedur pemeriksaan harus lebih diperketat.
"Kami perintahkan agar seluruh prosedur pemeriksaan lebih diperketat. Tidak boleh ada celah," pungkas Mashuri. ***