BALIEXPRESS.ID – Aksi pencurian motor kembali terjadi di Surabaya. Kali ini, motor Honda Beat putih bernopol AG 5844 AAO milik Henvita Wijaya (23), warga Kediri, raib digondol maling saat diparkir di depan kos Jalan Ngemplak I, Genteng, Surabaya, Minggu (17/8) malam.
Aksi dua pelaku ini terekam jelas kamera CCTV di sekitar lokasi. Dari rekaman, terlihat satu orang berperan sebagai eksekutor yang menuntun motor korban dengan santai keluar gang, sementara rekannya bertugas sebagai joki sekaligus pengawas.
“Motor saya parkir di depan kos sejak Sabtu sudah dikunci setir. Minggu malam sekitar pukul 22.00 saya baru diberitahu teman kalau motor saya hilang,” ungkap Vita, sapaan korban, Selasa (19/8).
Rekaman CCTV menunjukkan eksekutor mengenakan sweater krem dan topi, sedangkan rekannya menunggu di depan portal gang dengan jaket hitam, celana pendek, mengendarai motor Honda Beat hitam, serta memakai helm hitam.
Vita mengaku syok. Motor tersebut merupakan satu-satunya kendaraan yang dimilikinya. “Motor itu sudah lunas, jadi tidak bisa saya klaim asuransi. Saya merantau di Surabaya dua tahun, dan motor itu sangat penting buat aktivitas sehari-hari,” keluhnya.
Atas kejadian itu, korban langsung melapor ke Polsek Genteng dengan nomor laporan STTLP/129/VIII/2025/Reskrim/Polrestabes Surabaya/Polsek Genteng.
Kapolsek Genteng, Kompol Grandika Indera Waspada, membenarkan laporan pencurian tersebut. “Iya, benar ada laporan kehilangan motor. Saat ini masih dalam penyelidikan,” tegasnya.
Kasus ini menambah panjang daftar pencurian motor di Surabaya. Polisi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkir kendaraan di area kos atau gang sempit yang rawan pencurian. (*)
Editor : Nyoman Suarna