BALIEXPRESS.ID - Kecelakaan maut menimpa satu keluarga asal Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Pasangan suami istri (pasutri) dan anak mereka meninggal dunia setelah motor yang ditumpangi terlibat kecelakaan di wilayah Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin siang (21/9/2026).
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 11.20 WIB dan melibatkan tiga kendaraan. Selain Yamaha N-Max bernomor polisi S 5834 JCU yang ditumpangi korban, kecelakaan juga melibatkan sebuah truk tangki dan dump truk yang belum diketahui nomor polisi maupun identitas pengemudinya.
Korban diketahui merupakan satu keluarga. Motor Yamaha N-Max dikendarai Boy Adam, 27, dengan membonceng istrinya, Putri Nuraini, 26, serta anak mereka, Ghazzal Thabrani Hafizhan, 2.
Ketiganya meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke RS Bhayangkara Watukosek, Gempol.
"Pengendara motor dan dua penumpangnya satu keluarga, asal Kota Probolinggo. Mereka jadi korban laka lantas tabrak lari dan meninggal dunia di lokasi kejadian," ujar Aipda Zaini, anggota Unit Lantas Polsek Gempol, di lokasi kejadian.
Kronologi Kecelakaan Maut Gempol
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, motor korban melaju dari arah utara menuju selatan atau dari Surabaya menuju Malang.
Saat tiba di lokasi kejadian, motor Yamaha N-Max tersebut melaju di antara dua kendaraan berat, yakni truk tangki di lajur kiri dan dump truk di lajur kanan. Posisi tersebut kemudian berujung pada kecelakaan.
Petugas melakukan penelusuran terhadap rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dari rekaman tersebut, motor korban diduga lebih dahulu bersenggolan dengan truk tangki yang berada di lajur kiri.
Motor kemudian terjatuh ke arah kanan dan tertabrak dump truk yang melaju di lajur kanan.
"Penelusuran rekaman CCTV di sekitaran TKP, saat berada di tengah-tengah, motor mengenai truk tangki dulu di lajur kiri, kemudian terjatuh ke kanan dan tertabrak dump truk berada di lajur kanan," jelas Zaini.
Dua Truk Diduga Tinggalkan Lokasi
Usai kecelakaan, truk tangki dan dump truk tersebut terus melaju ke arah selatan atau menuju Malang. Kedua kendaraan tersebut belum diketahui nomor polisi maupun identitas pengemudinya.
Sementara itu, motor beserta ketiga korban tergeletak di jalan sebelum akhirnya dievakuasi petugas dengan bantuan tenaga medis dan warga sekitar.
"Kronologis lakanya seperti itu. Kasus lakanya dalam lidik dan ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan," terang Zaini.
Kasus kecelakaan maut yang menewaskan satu keluarga asal Probolinggo tersebut masih dalam penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan.
Editor : I Putu SuyatraSumber : Radar Bromo