
BALIEXPRESS.ID – Isuzu Panther yang membawa sembilan orang mengalami kecelakaan tunggal di Jembatan Suramadu KM 0.750 arah Surabaya, Rabu (7/10) sekitar pukul 06.45. Mobil yang dikemudikan Imam H, 61, warga Sumenep, tersebut terguling setelah mengalami pecah ban.
Akibat kecelakaan itu, tiga penumpang mengalami luka ringan. Sementara enam orang lainnya selamat, meski sempat mengalami syok setelah kendaraan yang mereka tumpangi terguling.
Kanit PJR Jatim 8 Ditlantas Polda Jatim AKP Darwoyo mengatakan, Isuzu Panther awalnya melaju dari arah utara menuju selatan melalui lajur kanan Jembatan Suramadu arah Surabaya.
Saat tiba di KM 0.750, ban belakang sebelah kiri mobil tiba-tiba pecah. Pengemudi kemudian kehilangan kendali sehingga kendaraan oleng ke kanan dan menabrak median jalan.
"Kendaraan terguling di bahu jalan. Akibat kecelakaan tiga orang luka lecet (ringan) dan kendaraan mengalami kerusakan," kata Darwoyo, Rabu (7/10).
Tiga Penumpang Luka Ringan
Tiga korban yang mengalami luka ringan yakni Emi Nur F, 56, Shinta Ayu W, 29, dan As'ari, 56. Ketiganya merupakan warga Sumenep, Madura.
Sementara enam orang lainnya yang berada di dalam mobil berhasil selamat. Mereka yakni Imam H, 61, Chaka N, 34, Charista, 19 bulan, Ida Airani, 56, Yanti R, 54, dan Slamet K, 32, yang seluruhnya merupakan warga Sumenep.
Polisi menyebut kecelakaan tersebut diduga terjadi karena pengemudi kehilangan kendali setelah ban belakang kiri kendaraan pecah.
"Menurut analisa petugas dan saksi, kecelakaan terjadi diduga pengemudi mobil hilang kendali dikarenakan mobil mengalami pecah ban belakang sebelah kiri sehingga menjadi penyebab laka lantas tunggal," jelas Darwoyo.
Para korban yang mengalami luka ringan telah mendapatkan penanganan medis dari PMI Kota Surabaya dan BPBD Kota Surabaya.
Sementara itu, penanganan kecelakaan dan proses lebih lanjut dilimpahkan kepada Unit Gakkum Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
Polisi mengimbau masyarakat memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum bepergian. Pemeriksaan ban, rem, mesin, serta komponen penting lainnya perlu dilakukan untuk mengantisipasi kerusakan kendaraan yang dapat memicu kecelakaan di perjalanan.
Editor : I Putu SuyatraSumber : radar surabaya