
BALIEXPRESS.ID – Kecelakaan beruntun melibatkan sekitar 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Desa Lebuh Dalam Gedung Meneng, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Selasa (6/10). Insiden tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 13.40 WIB itu diduga kuat dipicu kepulan asap tebal dari kebakaran lahan di sekitar jalan. Asap tersebut membuat jarak pandang pengemudi terganggu hingga memicu tabrakan beruntun.
Komandan Tim Rescue Pos SAR Tulang Bawang, Febrinaldo, yang kebetulan melintas di lokasi, menjadi salah satu orang pertama yang membantu proses evakuasi korban.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung menerima laporan darurat sekitar 20 menit setelah kejadian, tepatnya pukul 14.00 WIB.
Korban Diduga Sempat Terjebak di Kendaraan
Informasi awal mengenai kecelakaan diterima dari Febrinaldo yang langsung turun tangan membantu evakuasi setelah melihat kejadian tersebut.
Laporan awal menyebutkan adanya korban yang diduga masih terjebak di dalam kendaraan. Basarnas Lampung kemudian mengerahkan satu tim rescue dari Pos SAR Tulang Bawang menuju lokasi.
Tim berangkat menggunakan Rescue Car dengan membawa peralatan ekstrikasi untuk mengevakuasi korban yang terjepit di dalam kendaraan.
Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan petugas gabungan untuk mempercepat proses penyelamatan.
Evakuasi Korban Selesai dalam Waktu 1,5 Jam
Proses evakuasi melibatkan sejumlah unsur, mulai dari Tim Rescue Pos SAR Tulang Bawang, Polres Tulang Bawang, Kodim 0426 Tulang Bawang, Lanud Bunyamin, RAPI, FRRL, hingga masyarakat sekitar.
Tim gabungan bekerja untuk mengevakuasi seluruh korban dari lokasi kecelakaan. Proses penyelamatan akhirnya berhasil diselesaikan sekitar pukul 15.30 WIB.
"Pukul 15.30 seluruh korban berhasil dievakuasi. Dengan telah dievakuasinya seluruh korban operasi SAR dinyatakan ditutup," ujar Febrinaldo, dikutip Rabu (7/10).
Seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun mengalami luka-luka, kemudian dievakuasi ke RSUD Menggala untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Editor : I Putu SuyatraSumber : Jawa Pos