Ratusan 'Monster Diesel' Gemparkan Tabanan! Ada Apa di Balik Ajang Meet and War yang Bikin Penasaran?
IGA Kusuma Yoni• Senin, 28 April 2025 | 02:29 WIB
Meet and War Diesel Enthusiast Bali (DEB) 2025 di kawasan parkir Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta Singasana, Kabupaten Tabanan, Minggu (27/4).
BALIEXPRESS.ID - Kawasan parkir Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta Singasana, Tabanan, mendadak bergemuruh oleh deru mesin perkasa.
Sebanyak 180 unit mobil diesel dari berbagai penjuru Pulau Dewata hingga Jawa Timur menyerbu event Meet and War Diesel Enthusiast Bali (DEB) 2025 pada Minggu (27/4).
Ada apa gerangan yang membuat ratusan pecinta "jeroan besi" ini rela berkumpul dan "berperang" di Tabanan?
Ketua Panitia DEB 2025, Angelo Pardika Putra, mengungkapkan bahwa acara tahunan ini bukan sekadar pameran mobil modifikasi biasa.
Lebih dari itu, DEB 2025 menjadi panggung silaturahmi akbar bagi para penggila diesel dari berbagai komunitas dan daerah.
"Meet and War Diesel Enthusiast Bali merupakan acara tahunan yang kami selenggarakan setiap tahun. Bagi kami acara ini tidak saja sebagai wadah untuk pamer kreativitas, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi antar komunitas dari berbagai daerah," jelas Angelo penuh semangat.
Yang lebih mencengangkan, event kali ini berhasil menghimpun 180 mobil diesel dari berbagai merek, tak hanya dari Bali, namun juga dari kota-kota di Jawa Timur.
Para peserta yang telah mendaftar tampak antusias memamerkan segudang kreativitas modifikasi yang telah mereka curahkan pada "kuda besi" kesayangan.
Angelo bahkan mengakui terjadi lonjakan peserta yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
"Penyebabnya, tidak lain karena mobil diesel sudah menjadi kultur modifikasi Indonesia sejak lama. Namun peminatnya semakin tinggi dalam 3-5 tahun terakhir. Tidak hanya urusan performa, tapi pemain mesin diesel juga memiliki ciri khasnya sendiri," imbuhnya, seolah membuka tabir daya tarik mobil diesel di kancah modifikasi.
Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, yang hadir membuka acara ini secara resmi, tak bisa menyembunyikan kekagumannya.
Ia melihat perkembangan dunia otomotif di Bali, khususnya Tabanan, berjalan sangat dinamis.
"Perlu saya sampaikan bahwa event otomotif ini bukan hanya soal kontes atau modifikasi, tapi ini adalah ruang berkumpulnya ide, gairah, hobi dan karya. Di tempat ini, anak-anak muda Tabanan dan peserta kontes dari luar daerah menunjukkan bahwa hobi bisa jadi wadah untuk saling terhubung, berkolaborasi, bahkan berkontribusi bagi daerah," ungkap Bupati Sanjaya dengan nada apresiatif. ***