BALIEXPRESS.ID- Tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang dialami oleh kaum hawa, menjadi pertimbangan Astra Motor Bali kembali menggelar seminar.
Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Astra Motor Bali berkolaborasi dengan Polda Bali dan komunitas STT se-Denpasar.
Adapun bentuk acaranya adalah Seminar Safety Riding Khusus Wanita dengan tema Persimpangan Aman, Cantik Sampai Tujuan.
Seminar yang diselenggarakan pada Senin (28/4), in diawali dengan pemaparan materi dari Ps. Kasi Audit dan Inspeksi Subdit Kamsel Polda Bali, AKP Komang Saptapramana.
Dalam paparannya, disebutkan ada beberapa faktor utama penyebab kecelakaan di jalan raya.
“Salah satu yang paling umum adalah, kurangnya kewaspadaan di persimpangan, ketidakpatuhan terhadap batas kecepatan, dan ketidakmampuan menjaga jarak aman antar kendaraan,” jelasnya.
Sementara itu, Yosept Klaudius, Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, secara khusus menekankan pentingnya teknik berkendara aman di area persimpangan.
Disebutkan Yoyo ada beberapa tips utama yang disampaikan antara lain, Kurangi kecepatan sebelum memasuki persimpangan, Selalu memperhatikan kanan dan kiri.
“Selanjutnya adalah, Pastikan situasi di arah lain aman, Utamakan keselamatan, dan Selalu prediksikan potensi bahaya,” tambahnya.
Sementara itu, Ngurah Iswahyudi, PIC Safety Riding & Community Promotion Astra Motor Bali, menyebutkan jika wanita usia 20-29 tahun merupakan kelompok yang cukup dominan terlibat dalam kecelakaan lalu lintas.
“Adapun faktor manusia menjadi penyebab utama kecelakaan,” ungkapnya.
Adapun faktor khusus penyebab tingginya angka kecelakaan ini, disebutkan Iswahyudi disebabkan oleh mengenali kondisi jalan dan kendaraan lain di persimpangan,
Selanjutnya adalah berkendara tidak sesuai dengan batas kecepatan dan yang terakhir adalah tidak menjaga jarak aman dengan pengendara lain.
Dengan semangat #Cari_Aman, Astra Motor Bali bersama Polda Bali berharap para Kartini muda tidak hanya tampil cantik, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab di jalan raya.
Editor : IGA Kusuma Yoni