BALIEXPRESS.ID- Musim hujan tiba, namun aktivitas berkendara tidak bisa dihentikan karena menjadi salah satu aktivitas utama masyarakat Bali.
Melalui kampanye #Cari_Aman, Astra Motor Bali mengajak masyarakat mempersiapkan perjalanan serta menyesuaikan cara berkendara ketika menghadapi hujan.
Safety Riding Instructor Astra Motor Bali, Yosept Klaudius, mengingatkan bahwa keselamatan perlu menjadi pertimbangan utama saat kondisi cuaca berubah.
Baca Juga: Ikhtiar Buleleng Menuju Kemandirian Energi
Pengendara harus memperhatikan kondisi jalan, jarak pandang, serta kesiapan kendaraan dan perlengkapan berkendara.
“Ketika hujan mulai turun, jangan terpancing untuk memacu kendaraan karena ingin cepat sampai. Kurangi kecepatan secara bertahap, jaga jarak, dan tetap tenang. Lebih baik meluangkan waktu untuk berhenti di tempat yang aman daripada memaksakan perjalanan,” ujar Yosept.
Untuk membantu masyarakat tetap aman, berikut beberapa langkah yang dapat diterapkan, mulai dari mempersiapkan perlengkapan sebelum berangkat seperti helm berstandar SNI dengan kaca yang bersih, serta siapkan jas hujan model setelan yang sesuai ukuran tubuh.
Baca Juga: Borong Prestasi di FTBI Bali 2026, 12 Siswa Tabanan Terima Penghargaan
Hindari bagian jas hujan yang menjuntai dan berpotensi tersangkut pada komponen kendaraan.
Perlengkapan sebaiknya mudah dijangkau agar pengendara tidak perlu terburu-buru saat hujan datang.
Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Tabanan, Puluhan Barang Berpotensi Ganggu Keamanan Disita
Selanjutnya memastikan kondisi sepeda motor siap digunakan, mulai dari kondisi dan tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan, fungsi rem, serta lampu utama, lampu belakang, dan lampu sein.
Kondisi kendaraan yang terawat membantu pengendara menghadapi perjalanan dengan lebih aman.
Kurangi kecepatan dan tambah jarak aman, karena saat hujan permukaan jalan yang basah membutuhkan kewaspadaan lebih tinggi.
Sesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan tambah jarak dengan kendaraan di depan agar tersedia ruang untuk merespons perubahan lalu lintas.
Apabila hujan semakin deras atau pandangan terganggu, berhentilah di lokasi yang aman di luar badan jalan.
Pastikan tempat tersebut tidak menghalangi arus lalu lintas, akses keluar-masuk, maupun ruang pejalan kaki.
“#Cari_Aman dimulai dari keputusan sederhana, seperti memastikan motor siap digunakan, memakai perlengkapan yang sesuai, dan mengetahui kapan harus menunda perjalanan. Sampai di tujuan dengan selamat harus selalu menjadi prioritas,” tutup Yosept. (*)
Editor : I Made Mertawan