Diketahui, PSI pernah memberikan award kepada Prabowo atas prestasinya menyebarkan kebohongan paling terlebay soal selang cuci darah pada tahun 2019 lalu.
Menyadari hal itu terus diungkit oleh warganet, Grace Natalie dan PSI yang kini menjadi koalisi Prabowo pun memberi klarifikasi.
Baca Juga: Viral Angela Tanoesoedibjo Salah Sebut Ganjar jadi Prabowo, Warganet: Hati Gak Bisa Bohong!
Melalui akun media sosial Instagramnya @gracenat, Grace mengakui jika saat menjabat sebagai Ketum PSI pada tahun 2019 lalu, kritikan yang diberikan tidak saja kepada Prabowo melainkan kepada beberapa tokoh.
“Saat itu kami Partai yang sangat baru, naif dan berisik. Banyak tokoh yang kami kritik salah satunya adalah Pak Prabowo. Jadi tidak heran jika Pak Prabowo membenci saya karena kritikan yang kami berikan cukup keras,” jelas Grace.
Grace mengungkap wajar jika Prabowo bersikap ketus jika punya kesempatan bertemu dengannya. Sebab, ketum partai dan capres yang dulu mereka dukung pun merendahkan PSI.
“Logikanya orang yang mati-matian kami dukung bisa merendahkan kami, apalagi orang yang kami kritik habis-habisan,” jelasnya.
Namun, Grace mengaku sesuatu di luar dugaan terjadi. Ia dan Prabowo memiliki kesempatan bertemu dalam suatu acara usai pemilu. Grace telah menyiapkan mental untuk menghadapi perlakuan buruk yang akan diterimanya dari Prabowo.
Namun yang terjadi, saat bertemu, Prabowo justru menyambutnya dengan hangat. Bahkan Prabowo juga menanyakan kabar keluarga Grace dan mendoakan PSI.
Bahkan Pak Prabowo mengatakan hal yang tak terduga, ia mengatakan bahwa Grace Natalie memiliki andil besar dalam berdirinya partai Gerindra, karena ia merupakan MC pertama saat Partai Gerindra dibentuk.
“Sesuatu yang sudah saya lupa karena sudah sangat lama, namun beliau mengingatnya dengan sangat baik, dan pertemuan itu sangat berkesan. Sehingga merasa beliau ini seperti diceritakan orang-orang sangat berjiwa besar,” jelasn Grace.
Editor : Wiwin Meliana