Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Debat Keempat Pilpres 2024; Sikap Gibran Dinilai Lecehkan Mahfud MD, Begini Kata Alissa Wahid

Wiwin Meliana • Senin, 22 Januari 2024 | 17:55 WIB

Gibran Rakabuming Raka Kembali menjadi sorotan usai sikapnya dinilai lecehkan Mahfud MD
Gibran Rakabuming Raka Kembali menjadi sorotan usai sikapnya dinilai lecehkan Mahfud MD

BALI EXPRESS- Nama cawapres nomor urut 02 Gibran Rakabuming Raka Kembali menjadi perhatian warganet.

Namanya menjadi sorotan usai debat keempat pilpres 2024 yang berlangsung di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (21/1/2024).

Hal ini lantaran Gibra acapkali bersikap tidak sopan. Salah satunya saat menanggapi jawaban Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD.

Baca Juga: Awas! Undian Palsu Mengatasnamakan BNI Incar Pengguna Medsos

Dengan gestur sedang mencari sesuatu, Gibran mengaku sedang mencari jawaban Mahfud MD yang disebutnya tidak sesuai dengan pertanyaanya.

Menanggapi hal itu, Alissa Wahid mengaku tidak simpati dengan penampilan Gibran Rakabuming Raka pada lanjutan debat Pilpres 2024.

Cawapres nomor urut 2 itu dikatakan Alissa terkesan tidak menghormati lawan debatnya yang jauh lebih tua dari dirinya.

"Menyayangkan sikap mas Gibran malam ini," ujar Alissa dalam keterangannya di aplikasi X @AlissaWahid (21/1/2024).

Putri sulung Presiden Indonesia Abdurrahman Wahid  menyebut kemungkinan Gibran ingin bertingkah jahil di atas panggung, hanya saja dia terkesan melecehkan orang lain.

"Sedikit jahil berbeda dengan sikap melecehkan orang lain," ucapnya.

Bahkan Alissa Wahid menyebut, sikap melecehkan Gibran berulang dilakukan kepada kandidat lainnya.

Baca Juga: Warganet Sayangkan Permintaan Maaf Pria yang Hajar Dua Pemotor Ugal-ugalan; Wakanda Emang Beda!

"Dan itu yang tadi ditunjukkan mas Gibran berulang-ulang kepada kedua kandidat lain," tukasnya.

Belajar dari sikap Gibran, diceritakan Alissa, beberapa tahun lalu anaknya menanyakan terkait cara menunjukkan sikap di hadapan orang lain.

"Beberapa tahun lalu, anak saya bertanya apakah tidak boleh sama sekali menyebut kata bodoh atau banci," Alissa menuturkan.

Mendapatkan pertanyaan itu, Alissa di hadapan anaknya mengatakan setiap kata merupakan sesuatu yang netral, yang membedakan adalah iktikad atau etika.

"Kalau niatnya merendahkan orang lain, bahkan kata yang sekilas sopan pun tidak boleh digunakan," imbuhnya.

Dia pun menyebut, belajar dari Gibran, merupakan sebuah pelajaran penting bagi yang memiliki anak khususnya yang belum dewasa.

Baca Juga: Niluh Djelantik Desak Dua Pemotor Ugal-ugalan yang Ganggu Wanita Juga Minta Maaf

"Pelajaran penting untuk kita yang punya anak, terutama yang belum dewasa," sebutnya.

Sebagai psikolog keluarga, Alissa menegaskan, setiap orangtua harus memberikan pelajaran kepada anaknya bagaimana membedakan antara sikap kritis dan tegas.

"Bantu mereka membedakan sikap kritis dan sikap tegas, dengan sikap merendahkan dan sikap melecehkan," tandasnya.

 

 

 

Editor : Wiwin Meliana
#gibran #lecehkan #Debat Keempat Pilpres 2024