BALI EXPRESS- Jubir AMIN, Muhammad Said Didu memberikan sindiran keras terhadap kenetralan Presiden Joko Widodo.
Hal ini lantaran banyaknya Baliho paslon nomor 02 Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertebaran, khususnya di Solo, Jawa Tengah.
Baca Juga: Viral! Diguyur Hujan Deras, Mall Terbesar di Bali Kebanjiran, Warganet Beri Sindiran Begini
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN ini menyinggung soal kenetralan Jokowi sebagai presiden sekaligus sebagai kepala negara.
“Poster di Solo. Masih katakan netral dan tidak kampanye?,” kata Said Didu yang juga merupakan Mantan Sekretaris Kementerian Said Didu ini, Senin, (29/1/2024).
Sebelumnya, Jokowi menyebut presiden dan wakil presiden berkampanye dalam pemilihan umum (pemilu) sudah sesuai dengan ketentuan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.
“UU Nomor 7 tahun 2017 jelas menyampaikan di pasal 299 bahwa presiden dan wakil presiden mempunyai hak melaksanakan kampanye,” ungkap Jokowi 26 Januari 2024 lalu.
Baca Juga: Lirik Lagu ‘Ngantos Belingan’ yang Dipopulerkan Penyanyi Bali Tiari Bintang
Pernyataan Jokowi ini pun langsung menuai polemik.
Sementara itu, Ketua KPU Hasyim Asy'ari yang menyebut Jokowi harus izin ke presiden jika ingin berkampanye.
“Kalau Presiden (Jokowi) mau berkampanye, juga harus mengajukan cuti ke presiden, kan, presidennya cuma satu,” kata Hasyim 25 Januari lalu.
Editor : Wiwin Meliana