DENPASAR, BALI EXPRESS - Beredar isu jika Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartanto akan segera digantikan.
Berdasarkan kabar yang beredar, pembahasan ini dibicarakan dalam musyawarah nasional luar biasa (munaslub).
Beberapa nama digadang-gadang akan menggantikan Airlangga Hartanto menduduki kursi Ketua Umum Golkar, seperti Presiden Joko Widodo hingga putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka.
Namun, tampaknya pengurus DPP Golkar mencoba menepis isu yang kadung beredar luas dengan mengadakan buka bersama (bukber) dan silaturahmi Partai Golkar se-Indonesia yang mendukung Airlangga Hartarto bahkan meneriakkan aklamasi di The Mulia, Jumat (15/3).
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Penasehat Golkar Luhut Binsar Pandjaitan dan Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie disebutkan hadir langsung.
Ketua DPD Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry, dalam wawancara bersama media menyampaikan, siapa saja boleh mengusulkan kandidat, tapi yang mempunyai hak pilih adalah DPD tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Pengurus DPD Provinsi Bali serta tingkat kabupaten/kota telah memberikan dukungan, yang sepakat mengusulkan Airlangga Hartarto.
“Seluruh DPD provinsi kabupaten/kota seluruh Indonesia mohon mendukung mengusulkan dan memilih Pak Airlangga Hartarto. Itu Aklamasi,” katanya, Sabtu (16/3).
Menurut Sugawa, alasan memilih Airlangga lantaran prestasi dan juga kepemimpinannya yang sangat diapresiasi para kader. Terbukti jumlah kursi DPR RI yang berhasil diraih meningkat jadi 102 kursi, katanya kemungkinan bertambah. Bagi para kader ini sejarah.
“Kami Partai Golkar menjaga marwah kebersamaan. Kami komit seluruh provinsi atas dasar usulan kabupaten/kota. Bali seluruh kabupaten mendukung, mengusulkan dan nanti memilih,” tuturnya.
Lebih lanjut, rencana munas yang diselenggarakan 4 Desember tidak akan maju. Dukungan kepada Airlangga kecil kemungkinan berubah karena seluruh DPD Golkar telah sepakat dan menyatakan dukungan sekaligus mengusung Airlangga.
“Kalau yang lain mau anu silakan tapi pemilik hak suara di seluruh Indonesia diwakili anggota DPD Provinsi sudah sama bahasanya. Semua bertanda tangan. Semua sadar bukan karena apa tapi keinginan atas kemandirian Partai Golkar,” cetusnya.(*)
Editor : I Dewa Gede Rastana