BALIEXPRESS.ID – Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Klungkung, Gede Artison Andarawata, yang lebih dikenal sebagai Sony Andarawata, mulai disebut-sebut sebagai calon kuat untuk posisi Wakil Bupati Klungkung pada Pilkada 2024.
Sony diproyeksikan akan berpasangan dengan Tjokorda Gde Agung Sumara Wisesa, putra penglingsir Puri Agung Klungkung Ida Dalem Semaraputra, yang diusulkan sebagai calon Bupati Klungkung. Jika terwujud, pasangan Tjok Sumara Wisesa-Sony Andarawata akan didukung oleh Koalisi Nawasena.
Koalisi Nawasena merupakan aliansi dari enam partai politik, yakni Partai Golkar, Partai Hanura, Partai Nasdem, PSI, Perindo, dan Partai Demokrat. Dalam rapat internal Koalisi Nawasena yang diadakan belum lama ini di Kabupaten Gianyar, salah satu agenda utama adalah menyusun daftar kandidat potensial untuk Pilkada Klungkung 2024.
Beberapa nama muncul sebagai kandidat bupati dan wakil bupati. Untuk posisi bupati, Tjokorda Gde Agung Sumara Wisesa diusulkan oleh lima partai kecuali Perindo.
Sedangkan untuk posisi wakil bupati, terdapat beberapa nama yang diusulkan, termasuk Ketua DPD Partai Golkar Klungkung Luh Komang Ayu Ningrum, Ketua DPD Partai Nasdem Ketut Sukma Sucita, kader Hanura Ketut Kuasa, dan Ketua DPC Partai Demokrat Klungkung, Sony Andarawata.
Namun, karena Luh Komang Ayu Ningrum dan Ketut Sukma Sucita berasal dari dapil yang sama dengan Tjokorda Sumara Wisesa (Dapil Klungkung), maka pertimbangan wilayah membuat daftar calon mengerucut pada dua nama yaitu Ketut Kuasa dan Sony Andarawata.
Ketut Kuasa, yang merupakan mantan anggota DPRD Klungkung dan kader Hanura, berasal dari Dapil Nusa Penida. Sementara Sony Andarawata, putra sulung almarhum seniman Nyoman Gunarsa, berasal dari Dapil Banjarangkan. Dari kedua nama tersebut, Sony Andarawata dinilai paling siap untuk mendampingi Tjok Sumara Wisesa.
Ketua DPD Partai Nasdem Klungkung, Ketut Sukma Sucita, menyatakan bahwa saat rapat inventarisasi nama kandidat, muncul banyak nama. Nantinya, nama-nama ini akan diseleksi dan diputuskan siapa yang akan menjadi kandidat bupati dan wakil bupati.
“Kami mencari dua kandidat, satu untuk bupati dan satu untuk wakil bupati. Selain kader dari partai yang tergabung dalam Koalisi Nawasena, ada juga nama dari partai lain. Nama Pak Sony juga muncul dan berpeluang mendampingi Pak Tjok (Sumara),” ujar Sukma Sucita. (*)