BALIEXPRESS.ID – Pada Hari kedua masa pendaftaran Calon Kepala Daerah ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Tabanan yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, I Nyoman Mulyadi dan I Nyoman Ardika (Sengap) atau paket MS Glowing secara resmi mendaftar ke KPU pada Rabu (28/8).
Selain diiringi oleh para ketua Partai Pengusung, pendaftaran Paket MS Glowing ini juga diiringi oleh ribuan pendukungnya dan dimeriahkan oleh parade budaya yang melibatkan ribuan seniman, ratusan beleganjur dan ratusan sekahe okokan.
Nyoman Mulyadi dan Nyoman Ardika yang Rabu kemarin mendaftar dengan menggunakan pakaian adat madya dengan atasan kemeja putih beserta iring-iringan paket MS Glowing ini, berangkat dari Gedung Kesenian I Ketut Marya sekitar pukul 09.00 wita dengan berjalan kaki dengan melalui jalan Gunung Agung, Gunung Semeru, masuk ke jalan Pahlawan dan akhirnya menuju ke kantor KPU Tabanan di jalan PB Sudirman, melalui jalan Katamso Tabanan.
Setibanya di sana sekitar pukul 10.00 WITA, pasangan Mulyadi-Ardika disambut langsung oleh Ketua KPU Tabanan, I Wayan Suwitra dan langsung menuju ke tempat pendaftaran yang berlokasi di lantai dua Kantor KPU Tabanan.
Selain itu, pasangan calon, dalam iring-iringan tersebut juga terlihat para ketua Partai politik pengusung KIM Plus Tabanan, yakni, Partai Golkar, Gerindra, Nasdem, Demokrat, PKN, PSI, Garuda, dan PAN.
Meski akan melawan petahana dari PDIP, yakni Komang Gede Sanjaya, dalam pernyataan resminya Nyoman Mulyadi menyatakan jika pihaknya optimis bisa memenangkan pemilihan Bupati Tabanan dalam Pilkada 2024 ini. Bahkan Mulyadi memasang target kemenangannya.
"Target perolehan suara sebesar 72 persen. Kami optimis bisa mencapai target tersebut," tegasnya.
Selain itu, Mulyadi juga memaparkan 21 program yang akan diusungnya, yang mencakup berbagai sektor penting seperti pendidikan, kesehatan, pertanian, dan tenaga kerja. Salah satu yang paling urgen untuk dituntaskan adalah kebijakan tentang kesehatan.
Dimana jika terpilih nanti, Mulyadi merancang jika nanti pihaknya akan menerapkan kebijakan fasilitas perawatan rumah sakit satu kamar untuk satu pasien dan satu pendamping pasien. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya kepadatan di Rumah Sakit.
Selain itu, untuk program pengembangan desa, Mulyadi juga menjanjikan kelanjutan program dana desa sebesar Rp 1 miliar per desa, yang dikatakannya akan segera disalurkan oleh pemerintah daerah.
“Kami ingin mengembalikan dana tersebut ke desa-desa ini dilakukan supaya pembangunan bisa dilakukan secara merata dari kawasan pinggiran yang dalam hal ini adalah kawasan pedesaan," tambahnya.
Sementara itu, ketua KPU Tabanan, I Wayan Suwitra, mengonfirmasi bahwa berkas pendaftaran pasangan Mulyadi-Ardika telah dinyatakan lengkap setelah dilakukan pemeriksaan.
“Kami sudah cek berkas dan semuanya telah memenuhi syarat,” ungkapnya. ***
Editor : Y. Raharyo