BALIEXPRESS.ID- Raden Cahyo Adhi Nugroho Martosubroto menjadi salah satu calon Bupati Bangli pada Pilkada Bangli 2024.
Raden Cahyo berpasangan dengan I Gusti Made Winuntara sebagai calon wakil bupati Bangli.
Pasangan calon (paslon) Raden Cahyo-Winuntara ini diusung oleh Partai Golkar dan Partai Demokrat.
Raden Cahyo terbilang sebagai sosok anyar di Bangli. Pria kelahiran Bogor ini baru muncul jelang pilkada.
Meski begitu, ia berani bersaing dengan calon-calon lain yang merupakan tokoh asli Bangli dan sudah lama dikenal masyarakat.
Salah satu pesaingnya adalah Sang Nyoman Sedana, yang saat ini menjabat sebagai bupati Bangli.
Selain itu, ada juga Ida Bagus Gde Giri Putra, seorang mantan birokrat berpengalaman sekitar 30 tahun menjadi PNS di Pemkab Bangli dengan jabatan terakhir sebagai sekda.
Namun, pengalaman kedua calon tersebut tampaknya tidak membuat Raden Cahyo gentar.
Pria yang kini berdomisili di Denpasar ini mengaku memiliki motivasi kuat untuk maju dalam Pilkada di Gumi Sejuk—sebutan untuk Kabupaten Bangli.
Raden Cahyo menilai Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangli masih sangat rendah.
Berdasarkan data, PAD di Kabupaten Bangli memang belum mencapai Rp 300 miliar per tahun.
Raden Cahyo memiliki keinginan untuk meningkatkan PAD tersebut demi kesejahteraan masyarakat setempat.
"Saya melihat PAD Bangli kecil. Saya memiliki keinginan untuk membantu meningkatkan PAD agar memberikan manfaat bagi masyarakat Bangli," ujarnya.
Untuk mewujudkan peningkatan PAD tersebut, Raden Cahyo menyebutkan perlunya kebijakan strategis.
“Saya berharap masyarakat Bangli maju, sama dengan kabupaten lain,” kata Raden Cahyo pada Rabu (28/8/2024).
Paslon Raden Cahyo-Winuntara dijadwalkan mendaftar ke KPU pada Kamis (29/8/2024) sekitar pukul 17.00 Wita.
Sehari sebelumnya, mereka sudah sempat datang ke KPU, namun tidak mendaftar.
Raden Cahyo beralasan bahwa datang hanya untuk konsultasi terkait rencana pendaftarannya. (*)
Editor : I Made Mertawan