Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Untuk Pilkada 2024, KPU Badung Rancang Pelaksanaan Debat Paslon Sebanyak Tiga Kali

Putu Resa Kertawedangga • Jumat, 27 September 2024 | 02:23 WIB

Ketua KPU Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra.
Ketua KPU Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra.

BALIEXPRESS.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU Badung) bakal mengagendakan pelaksanaan debat pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Badung.

Dalam Pilkada 2024 ini debat paslon bakal dilakanakan sebanyak tiga kali.

Hal ini disampaikan oleh Ketua KPU Badung I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra, Kamis (25/9).

Baca Juga: Miliano Jonathans Dinaturalisasi, 3 Anak Emas Shin Tae-yong Bisa Tersingkir dari Line Up Timnas Indonesia

Menurut Gung Yusa, pelaksanaan debat paslon ini akan dilaksanakan setiap duam minggu sekali.

Rencananya debat paslon akan dimulai pada Oktober 2024.

“Kami sudah buatkan agenda debat sebanyak tiga kali dengan tanggalnya kita berikan selisih setiap dua minggu sekali. Kalau tidak salah debat terakhir antara tanggal 18 atau 20 November 2024,” ujarnya.

Baca Juga: Pipa Bocor Diperkirakan Terjadi Enam Bulan Lalu, PDAM Badung: Perbaikan Segera Diselesaikan

Dalam pelaksanaan debat, pihaknya menerangkan, nantinya paslon akan tampil berpasangan.

Hal ini pun disebutkan merupakan permintaan dari paslon.

“Jadi tidak ada debat bupati saja atau debat wakil bupati saja, kemudian baru tampil bersama. Tidak begitu. Jadi tetap polanya kami upayakan tampil berdua, walaupun nanti yang lebih banyak kesempatan di debat pertama misalnya debat pertama bupati, kedua wakil bupati, baru ketiga kedua-duanya,” terangnya.

Baca Juga: Psywar atau Memang Sombong? Pelatih Bali United Singgung Hasil Saat Lawan Malut United Jelang Jamu Laskar Antasari 

Gung Yusa menjelaskan, KPU Badung juga akan menyiapkan sebanyak 15 panelis untuk tiga kali debat.

Setiap debat menghadirkan panelis berbeda, termasuk moderatornya.

“Kami sudah menghubungi beberapa universitas untuk kami mohonkan bisa menyiapkan nama-nama panelis dalam tiga kali debat. Untuk satu kali debat sebanyak lima panelis. Jadi kami memerlukan 15 panelis karena tidak mungkin sama panelisnya di tiga debat itu. Kemudian moderator juga begitu. Jadi kami akan mencoba di tiga kali itu tim yang menjadi moderator orangnya berbeda,” jelas komisioner KPU asal Jimbaran tersebut.

Disinggung apakah ada hal khusus dalam debat Cabup-Cawabup Badung nanti, pihaknya berharap nantinya terjadi pembahasan dan analisa yang tajam antara paslon.

Begitu juga terhadap panelis mengenai permasalahan-permasalahan yang ada di Badung.

Seperti pariwisata berkelanjutan, permasalahan sampah, kemacetan, dan lainnya.

“Yang menjadi pembahasan utama adalah pariwisata berkelanjutan berbasis budaya, dan yang akan kami coba sampaikan kepada panelis adalah persoalan macet, sampah, transportasi, pertanian dan ekosistem berkelanjutan, dan lainnya. Salah satu permasalahan, seperti penanganan sampah nampaknya Badung harus melakukan analisa yang tajam, baik dari panelis maupun dari paslon. Karena dilihat dari pengalaman saat TPA Suwung ditutup, warga kesulitan. Kita tunggu nanti pandangan dari paslon dan panelis,” tandasnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#bupati #pilkada 2024 #wakil bupati #kpu badung #debat paslon