Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Resmi, Golkar Bali Pecat Ipat dari Jabatan Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu

I Made Mertawan • Selasa, 1 Oktober 2024 | 14:57 WIB
I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) memilih tak lagi berpasangan dengan I Nengah Tamba Pilkada 2024.
I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) memilih tak lagi berpasangan dengan I Nengah Tamba Pilkada 2024.

BALIEXPRESS.ID- DPD Partai Golkar Provinsi Bali resmi memecat I Gede Ngurah Patriana alias Ipat sebagai Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD II Golkar Jembrana.

Pemecatan Ipat ini dilakukan setelah ia terbukti melanggar aturan partai dengan mencalonkan diri dalam pemilihan bupati (pilbup) Jembrana.

Ipat berpasangan dengan Made Kembang Hartawan dari PDIP pada Pilkada Jembrana 2024, sedangkan Golkar mengusung I Nengan Tamba-I Made Suardana.

”(Ipat,Red) Diberhentikan sebagai pengurus, pemecatan kewenangan DPP. Permasalahan tidak taat AD/ART ya sudah. Adanya laporan dari DPD Golkar Jembrana,” ungkap Sekretaris DPD Golkar Bali I Made Dauh Wijana, didampingi Wakil Ketua OKK Golkar Bali, Dewa Suamba Negara, dan pengurus lainnya di Kantor Golkar Bali, Jalan Surapati, Denpasar pada Senin (30/9/2024).

DPD Golkar Bali menegaskan bahwa ketegasan ini tidak hanya berlaku bagi Ipat, tetapi juga untuk kader Golkar lainnya yang terbukti tidak mendukung calon yang diusung oleh partai.

Jika terbukti, mereka akan menghadapi sanksi serupa dengan Ipat.

Golkar akan melakukan monitoring ketat terhadap kader internal dalam upaya mengamankan pasangan calon yang diusung di pilkada.

Jika ada pelanggaran terhadap prinsip PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela) akan diusulkan pemecatan.

Dalam kasus Ipat, lanjut Dauh Wijana, Wakil Bupati Jembrana ini sebelumnya telah dipanggil untuk klarifikasi terkait manuver politiknya, namun tidak hadir.

”Kami sudah undang klarifikasi, tapi tidak hadir. Ia kan mendaftar jadi calon, padahal DPP sudah memutuskan diusulkan Tamba Ipat, faktanya sudah jelas,”tegas Wijana. 

Golkar menegaskan komitmennya untuk memenangkan pasangan calon yang direkomendasikan, dan semua kader harus patuh terhadap keputusan DPP Golkar.

Tidak ada ruang untuk kader yang membangkang atau bermain dua kaki.

”Berkaitan pilkada baik provinsi atau kabupaten/kota, sudah keinginan kami  pilkada serentak menjadi kemenangan, apa yang dilakukan tidak ada keraguan seluruh rekomendasi untuk cakada. tidak ada istilahnya dua kaki. kerja maksimal,” tegas Dauh Wijana. (*)

 

 

 

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #ipat #Golkar #jembrana