BALIEXPRESS.ID – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Klungkung, I Nyoman Sukirta, memberikan penjelasan terkait pergantian logo partai dari bunga mawar menjadi gajah.
Menurutnya, perubahan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan memiliki makna filosofis yang dalam.
“Gajah dipilih karena merupakan hewan yang cerdas, suci, kuat, bijaksana, dan setia pada kawanannya. Nilai-nilai inilah yang ingin dijadikan landasan perjuangan PSI dalam melayani rakyat,” ungkap Sukirta, Jumat (8/8/2025).
Ia menegaskan, setelah Kongres PSI di Solo yang menetapkan perubahan logo tersebut, pihaknya di Klungkung langsung bergerak cepat melakukan sosialisasi kepada seluruh struktur partai, mulai dari pengurus DPD, DPC hingga konstituen di akar rumput.
“Langkah sosialisasi ini penting agar seluruh kader memahami makna perubahan dan tetap solid dalam mengemban misi perjuangan partai,” imbuhnya.
Terkait arah politik ke depan, Sukirta menyampaikan bahwa PSI Klungkung siap bergerak secara kompak dan maksimal menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.
“Ketika nanti ada kader atau paket calon yang diusung PSI dalam Pilkada, kami akan all out mendukung demi kemenangan partai. Kami optimistis, semangat kebersamaan ini akan membawa PSI semakin jaya, baik di daerah maupun di tingkat nasional,” tegasnya.
Ia pun berharap kehadiran PSI bisa semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dengan terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada rakyat dan membawa perubahan positif di Kabupaten Klungkung. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana