Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Presiden Prabowo Tunjuk Said Iqbal Jadi Penasihat Buruh untuk Perkuat Antisipasi PHK

I Putu Suyatra • Selasa, 9 Juni 2026 | 10:38 WIB
 Said Iqbal  (IST)
Said Iqbal (IST) 

BALIEXPRESS.ID – Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah baru dalam memperkuat perlindungan tenaga kerja dengan menunjuk tokoh buruh Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Penunjukan ini disebut sebagai upaya pemerintah untuk memperkuat komunikasi dan respons cepat terhadap isu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Said Iqbal dipilih karena memiliki rekam jejak panjang dalam memperjuangkan isu ketenagakerjaan dan perlindungan buruh di Indonesia. Pemerintah menilai keterlibatan tokoh buruh dalam struktur penasihat presiden akan membantu menjembatani komunikasi antara pekerja, serikat buruh, dan pemerintah.

Menurut Prasetyo Hadi, pemerintah ingin menghadirkan mekanisme komunikasi yang lebih cepat, langsung, dan tidak berbelit birokrasi, terutama untuk merespons potensi PHK di berbagai sektor industri.

Usai dilantik, Said Iqbal menegaskan bahwa dirinya akan berperan memberikan masukan kebijakan kepada Presiden serta turun langsung ke lapangan jika terdapat indikasi ancaman PHK di perusahaan.

Ia juga menyampaikan akan memperkuat peran serikat buruh dalam proses dialog antara pekerja dan pengusaha agar penyelesaian masalah ketenagakerjaan dapat dilakukan secara musyawarah.

Said Iqbal menekankan bahwa PHK harus menjadi opsi terakhir. Pemerintah dan pelaku usaha diharapkan lebih dulu mencari solusi alternatif seperti pengurangan jam kerja atau penyesuaian shift untuk menekan biaya tenaga kerja tanpa harus melakukan pemutusan hubungan kerja.

Dengan penunjukan ini, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk memperkuat perlindungan pekerja dan menjaga stabilitas ketenagakerjaan di tengah tantangan ekonomi.

Editor : I Putu Suyatra
#Said Iqbal