BALIEXPRESS.ID - Nama Dewa Made Mahayadnya, yang akrab disapa Dewa Jack, saat ini tengah hangat. Pasalnya, ia digadang-gadang sebagai kandidat terkuat menduduki kursi Ketua DPRD Provinsi Bali.
Dia disebut-sebut akan menggantikan pendahulunya, Nyoman Adi Wiryatama. Dinilai mampu memimpin DPRD Bali periode 2024-2029, berikut profil Dewa Jack.
Dewa Jack merupakan seorang politisi senior dari Buleleng, Bali, yang telah berkarir panjang dalam dunia politik.
Lahir dan besar di Desa Banjar, Buleleng, Dewa Jack telah mengabdikan dirinya untuk masyarakat Bali melalui jalur legislatif.
Pada usia 57 tahun, Dewa Jack telah menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum dan kini menjadi salah satu tokoh sentral di DPRD Provinsi Bali.
Karir Politik
Dewa Jack memulai karir politiknya pada tahun 1999 dengan bergabung bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan).
Pada tahun 2009, ia terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Buleleng, di mana ia menjabat sebagai Ketua Komisi C yang membidangi pembangunan, keuangan, dan anggaran. Masa jabatan di Kabupaten Buleleng berlangsung hingga 2014.
Pada 2014, Dewa Jack terpilih untuk pertama kalinya menjadi anggota DPRD Provinsi Bali.
Selama periode 2014-2019, ia menjalani tugas sebagai anggota biasa. Pada periode 2019-2024, ia dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Provinsi Bali.
Baca Juga: Curi Tas Branded hingga Cincin Berlian Milik Majikan di Denpasar, ART asal Tejakula Ditangkap
Periode ini menandai masa ketiga Dewa Jack sebagai anggota DPRD Bali, menunjukkan konsistensi dan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat dan partainya.
Pada Pemilu 2024, dia kembali terpilih sebagai anggota DPRD Bali. Dia pun digadang-gadang sebagai ketua DPRD Bali berikutnya.
Jika itu terealisasi, maka ayah tiga anak itu akan jadi politikus dari Buleleng pertama yang jadi ketua DPRD Bali setelah Reformasi.
Diketahui, Ketua DPRD Bali 1999-2004 dan 2004-2009 adalah Ida Bagus Wesnawa. Kemudian 2009-2014 adalah AAN Oka Ratmadi alias Cok Rat. Sedangkan 2014-2019 dan 2019-2024 adalah Nyoman Adi Wiryatama.
Yang menarik, mereka dari kabupaten yang berbeda. IB Wesnawa asal Gianyar, Cok Rat dari Denpasar, Adi Wiryatama dari Tabanan. ***
Editor : Y. Raharyo