Dengan hasil imbang itu RANS Cilegon FC menempati puncak klasemen Grup X dengan perolehan 7 poin, diikuti Persis Solo di posisi kedua dengan 6 poin, setelah pada hari yang sama menekuk Persiba Balikpapan 2-0. Tambahan satu poin tak cukup bagi Sriwijaya FC untuk lolos ke semifinal karena mereka hanya menempati peringkat ketiga Grup X.
Pada babak pertama, Sriwijaya FC sudah langsung menyuguhkan permainan penyerang yang menciptakan peluang, seperti di menit ke-11 lewat Dedi Hartono meski gagal mencetak gol.
Pada menit ke-29, Dedi Hartono melakukan upaya tembakan dari luar kotak penalti, namun bola masih menyamping sisi kiri gawang Rans.
Secara permainan, Laskar Wong Kito memang terlihat mendominasi serangan, tetapi RANS juga memiliki beberapa peluang emas.
Di menit ke-45, RANS hampir saja mencetak gol, namun tendangan dari Chandra Waskito masih berada tipis di atas gawang Sriwijaya FC sehingga kedudukan kedua tim masih imbang 0-0 di akhir babak pertama.
Memasuki babak kedua, Sriwijaya FC kian tampil ngotot karena memang membutuhkan tiga angka untuk modal minimal masuk semifinal.
Namun, serangan demi serangan yang dilakukan masih bisa dimentahkan pertahanan RANS sehingga belum tercipta gol hingga menit ke-60.
Pada menit ke-69, Imam Bagus hampir saja membobol gawang Rans setelah sontekannya gagal dihalau kiper Kartika Ajie, namun masih bisa diselamatkan pemain lainnya.
Sepuluh menit berselang, Hardiawan melancarkan tembakan ke gawang RANS, tetapi masih bisa diamankan Kartika Ajie.
Hingga peluit panjang dibunyikan, kedudukan masih belum berubah sehingga pertandingan ditutup dengan skor imbang 0-0. (ant) Editor : I Komang Gede Doktrinaya