Ketua Panpel I Putu Pande Somiantara saat pembukaan mengatakan total 48 tim terlibat, yakni 10 tim di KU-8, 13 tim di KU-10, 15 tim di KU-12, dan 6 tim di KU-14. Turnamen ini digelar mulai 28 Juni hingga 7 Juli 2022. “Lewat turnamen ini kami ingin memberikan jam terbang kepada pemain usia dini, sekaligus memberikan pengalaman bertanding,” ujar Somiantara.
Dari awal penyelenggaraan sampai yang ketiga, lanjutnya, memang mempertandingkan empat kelompok umur tersebut. Bedanya, event kali ini diikuti oleh tim luar Bali. “Dari NTB itu ada Bali United Academy Mataram dan satu dari Jawa Timur, yakni Putra Pasoepati Pasuruan U-12 dan U-10,” bebernya.
Sedangkan untuk lokal Bali, mayoritas diikuti SSB dari Badung, kemudian ada dari Denpasar, Gianyar, Tabanan, serta Karangasem.
Turnamen yang dibuka Wakil Ketua KONI Badung Ketut Widia Astika, menekankan para pemain bisa menjunjung tinggi sportifitas dalam bertanding. “Ini event yang bagus untuk memupuk tali persaudaraan dengan pemain lainnya. Tapi yang terpenting jaga sportifitas dalam bertanding. Kalah menang itu biasa, tapi jadilah yang terbaik,” pesannya.
Pihaknya juga mengapresiasi PS Putra Mengwi selaku penyelenggara yang memberikan fasilitas kepada pemain-pemain muda. Dengan event ini, Widia Astika berharap muncul bibit pemain potensial yang nantinya bisa menjadi pemain masa depan Badung, Bali maupun nasional.
Di laga pembuka, dihelat pertandingan di KU-14 antara PS Putra Mengwi melawan Bali United Academy Mataram. Turnamen dibuka ditandai tendangan pertama oleh Widia Astika, disaksikan jajaran undangan lainnya dari unsur Kelian Adat Desa Mengwi, Perbekel Desa Mengwi, Karang Taruna Mengwi, LPD Mengwi dan undangan lainnya.
Editor : I Komang Gede Doktrinaya