SURABAYA, BALI EXPRESS - Tiga kemenangan beruntun diraih Persebaya Surabaya setelah ditangani caretaker Uston Nawawi. Terbaru, mereka berhasil menekuk juara bertahan Liga 1 Indonesia musim lalu PSM Makassar dengan skor tipis 1-0.
Kemenangan Persebaya tersebut diraih saat PSM Makassar malawat ke Stadion Gelora Bung Tomo pada pekan kesembilan Liga 1 Indonesia, Jumat (18/8).
Pahlawan kemenangan Bajul Ijo –julukan Persebaya adalah gelandang asal Singapura, Song Ui-young.
Hasil ini membuat Persebaya ikut meramaikan persaingan papan atas klasemebn.
Usai pertandingan, Uston Nawawi tak bisa menutupi kebahagiaannya. Dia mengaku sangat puas dengan hasil yang diraih anak asuhnya.
Apalagi hasil itu diraih dengan kerja keras. Sebab, PSM adalah tim kuat dengan status juara bertahan.
Sehingga tidak mudah bisa mengalahkan Juku Eja –julukan PSM.
“Tentunya kita sangat bersyukur karena kita tahu PSM tim yang bagus dan juara bertahan terbukti di pertandingan tadi (kemarin) pemain bekerja sangat keras,” kata pelatih berusia 45 tahun itu.
“Saya apresiasi kinerja para pemain dan staf pelatih tim semua bekerja untuk satu tim Persebaya,” imbuhnya.
Menurutnya, game plan yang disiapkan sukses diterjemahkan oleh para pemain di atas lapangan.
“Secara permainan tidak ada masalah sesuai dengan game plan yang kita lakukan di pertandingan,” jelasnya.
Rahasia kemenangan Persebaya pun diungkap oleh Uston Nawawi yang menampilkan permainan tanpa striker murni.
Memang dalam pertandingan tersebut, Sho Yamamoto tampil di depan sebagai ujung tombak tim.
Sedangkan Ze Valente ditugaskan mengatur irama permainan tim di tengah.
Ini menurutnya adalah strategi rahasia untuk meredam PSM Makassar.
“Saya masukkan Ze (Valente) karena dia juga kuat memegang bola jadi begitu kita diserang ada transisi positif. Kita bisa menahan bola jadi tidak masalah, Sho yang kita tarik ke striker. Jadi tidak ada masalah,” pungkasnya.
Editor : I Putu Suyatra