BALI EXPRESS- Di tengah performa menawan yang ditunjukkan Persebaya Surabaya, muncul kabar jika kursi pelatih kepala akan segera terisi. Saat ini rumor beredar jika ada 3 pelatih asing yang dikaitkan akan segera mengisi pucuk tim kepelatihan Bajul Ijo tersebut.
Dilansir dari jawapos.com, momentum jeda kompetisi Liga 1 saat ini dipercaya sebagai waktu yang tepat bagi Persebaya Surabaya melakukan pendekatan untuk mencari pelatih kepala yang baru.
Persebaya Surabaya memang belum resmi mengumumkan siapa yang bakal menjadi pelatih kepala bagi Reva Adi Utama dan kawan-kawan, apalagi masa tugas Uston Nawawi sebagai caretaker berakhir usai membawa Persebaya menang atas Borneo FC.
Namun, siapa sosok yang tepat sebagai pelatih kepala Persebaya selanjutnya? Berikut tiga sosok ideal yang digadang-gadang bisa menukangi Persebaya.
Paul Munster
Paul Munster (lahir 9 Februari 1982) adalah mantan pemain sepak bola profesional Irlandia Utara yang bermain sebagai striker. Dia saat ini menjabat sebagai direktur teknik tim sepak bola nasional Brunei Darussalam.
Walau malang melintang sebagai pelatih di Swedia, Munster ternyata pernah melatih Bhayangkara FC edisi 2019-2022.
Pelatih berusia 41 tahun itu pernah membawa The Guardian finis di peringkat ketiga, sekaligus tiket kualifikasi Piala AFC, musim 2021/2022.
Biodata
Nama: Paul Munster
Kelahiran: Belfast, 9 Februari 1982
Karier Remaja
2001 Cliftonville
Karier Senior
Tahun Klub Penampilan Gol
2004 London City 19 25
2004–2005 Slavia Prague 3 0
2006 Orebro SK 7 2
2006 Bunkeflo IF 3 3
2007 Hradec Kralove 11 10
2008–2011 Linfield 112 35
2011 Anker Wismar 4 0
Karier Kepelatihan
2012 Assyriska BK
2013 Orebro Syrianska IF
2014–2016 BK Forward
2016–2017 Orebro SK U-19
2018–2019 Minerva Punjab FC (technical director)
2019 Vanuatu
2019–2022 Bhayangkara FC
2022–… Brunei (technical director)
Luis Milla Aspas
Luis Milla Aspas adalah mantan pemain sepak bola Spanyol yang bermain sebagai gelandang bertahan dan pelatih sepak bola.
Dia mewakili tiga klub –termasuk Barcelona dan Real Madrid– dalam karier profesionalnya selama 16 tahun, di mana Milla memenangkan tiga gelar La Liga (satu dengan gelar pertama dan dua dengan gelar terakhir) dan mengumpulkan total 298 pertandingan dan enam gol.
Milla kemudian bekerja sebagai manajer, bertanggung jawab atas tim junior Spanyol selama beberapa tahun.
Dia juga pernah menukangi timnas Indonesia, dan baru saja meninggalkan posisinya sebagai pelatih Persib Bandung.
Biodata
Nama: Luis Milla Aspas
Kelahiran: Teruel, Spanyol, 12 Maret 1966
Karier Remaja
1982–1983 Teruel
1983–1984 Barcelona
Karier Senior
Tahun Tim Penampilan Gol
1984–1986 Barcelona C 52 2
1984–1990 Barcelona 54 2
1986–1988 Barcelona B 40 5
1990–1997 Real Madrid 165 3
1997–2001 Valencia 79 1
Karier Internasional
1989–1990 Spain
Karier Kepelatihan
2006–2007 Pucol
2007–2008 Getafe (assistant)
2008–2010 Spanyol U19
2009 Spanyol U20
2010–2012 Spanyol U21
2012 Spanyol U23
2013 Al Jazira
2015–2016 Lugo
2016 Zaragoza
2017–2018 Indonesia
2017–2018 Indonesia U23
2022–2023 Persib Bandung
Divaldo Alves
Alves sudah tak asing lagi di sepakbola Indonesua. Dia merupakan pelatih asal Portugal berusia 45 tahun dan memiliki pengalaman sebagai pelatih di Indonesia.
Tentunya memiliki kans menangani Persebaya Surabaya. Alves terakhir kali menangani Persik Kediri.
Biodata
Nama: Divaldo Da Silva Teixeira Alves
Kelahiran: Luanda, Angola, 12 Agustus 1978
Karier Kepelatihan
Tahun Tim
2000–2002 Atletico do Cacem
2004–2005 EAS Olivais
2005–2007 Algueirao
2008–2009 PSMS Medan
2010 Persijap Jepara
2010–2011 Minangkabau
2011–2012 Persebaya 1927
2012–2013 Negeri Sembilan
2014 Perak
2015 Kruoja Pakruojis (Deputy treasurer)
2015–2018 Muscat Club
2019–2020 Sofapaka
2022–2023 Persik Kediri
Editor : I Made Mertawan